Apple akhirnya membuka akses iOS untuk toko aplikasi pihak ketiga di Brasil.
Langkah ini diambil setelah Brasil mengikuti jejak Uni Eropa dan Jepang dalam mendorong regulasi yang lebih terbuka.
>>> Microsoft Jajaki Penggunaan DeepSeek V4 karena Model Anthropic dan Claude Terlalu Mahal
Pengembang kini dapat menggunakan toko aplikasi alternatif untuk mendistribusikan aplikasi mereka. Mereka juga bisa memproses pembayaran untuk aplikasi, game, dan pembelian dalam aplikasi di luar sistem pembayaran Apple.
Kekhawatiran Keamanan dari Apple
Seperti sebelumnya, Apple kembali menyoroti risiko keamanan dari perubahan ini. Perusahaan menyebut bahwa langkah ini "membuka jalan baru bagi malware, penipuan, dan risiko privasi serta keamanan".
Semua toko aplikasi alternatif harus mendapat otorisasi dari Apple. Mereka juga harus memenuhi persyaratan berkelanjutan untuk melayani pengembang dan pengguna.
Apple akan melakukan "Notarization" pada semua aplikasi, termasuk yang berasal dari toko alternatif.
>>> Daftar Lengkap Perangkat yang Mendapatkan Android 17 dari Berbagai Merek
Proses ini mencakup pemeriksaan otomatis dan tinjauan manusia, namun tidak sekomprehensif App Review untuk App Store.
Sistem Pembayaran Alternatif dan Komisi
Pengembang dapat menggunakan sistem pembayaran pihak ketiga bahkan untuk aplikasi yang didistribusikan melalui App Store. Namun, metode pembayaran alternatif akan selalu ditampilkan bersamaan dengan Apple In-App Purchase.
Apple tetap memungut komisi sebesar 15% untuk transaksi yang dilakukan melalui tautan website dari aplikasi. Sebagian pengembang mendapat tarif lebih rendah 10%, sementara minoritas membayar 21%.
Ada juga "Core Technology Commission" sebesar 5% yang harus dibayar pengembang meskipun menjual aplikasi di luar App Store.
>>> Pra-Pemesanan GTA VI Dimulai Bulan Ini, Sampul Resmi Dirilis
Biaya ini diklaim sebagai kompensasi atas alat dan layanan yang disediakan Apple.