Google mengumumkan jadwal baru untuk penerapan perubahan sideloading aplikasi di Android. Langkah ini merupakan kelanjutan dari program verifikasi pengembang yang diumumkan tahun lalu untuk meningkatkan keamanan pengguna.
Mulai bulan ini, Google akan meluncurkan layanan sistem baru yang akan terinstal secara otomatis di sebagian besar perangkat Android.
>>> Casio Luncurkan Dua Jam G-Lide GBX-H5600 dengan Pemantau Detak Jantung di AS
Layanan ini nantinya akan digunakan untuk memverifikasi registrasi pengembang pada akhir tahun.
Pada Juli 2026, Google akan meluncurkan Android Developer ID Status API secara global.
Selain itu, akses awal untuk Android Developer Console API dan akun distribusi terbatas juga akan dimulai.
Akun distribusi terbatas ditujukan bagi pelajar, hobiis, dan pembelajar. Akun ini memungkinkan aplikasi dibagikan ke maksimal 20 perangkat tanpa memerlukan ID pemerintah atau biaya.
Pada Agustus 2026, Google akan meluncurkan akun distribusi terbatas dan Android Developer Console API baru secara global.
>>> HONOR Robot Phone Debutkan Video Sinematik Perdana di Festival Film Shanghai
Fitur alur lanjutan untuk pengguna power user juga akan tersedia untuk menginstal aplikasi dari pengembang yang belum diverifikasi.
Perlindungan verifikasi pengembang baru akan mulai berlaku pada 30 September 2026. Tahap awal akan diterapkan di Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand.
Pendaftaran aplikasi akan diwajibkan bagi toko aplikasi yang berpartisipasi, termasuk Google Play Store, Honor App Market, Oppo App Market, Galaxy Store (Samsung), V-Appstore (vivo), Palm Store (Transsion), dan GetApps (Xiaomi).
Pengguna tetap dapat melakukan sideload aplikasi yang tidak terdaftar menggunakan Android Debug Bridge (ADB) atau alur lanjutan.
Pada tahun 2027, Google akan memperluas persyaratan verifikasi pengembang Android secara global setelah menerima masukan dari mitra, pengguna, dan komunitas pengembang.
>>> Video Konsep iPhone Ultra Terbaru Perlihatkan Desain Lipat Apple Lebih Dekat
Bagi pengembang yang mendistribusikan aplikasi di Brasil, Indonesia, Singapura, atau Thailand melalui toko aplikasi yang disebutkan, verifikasi harus diselesaikan paling lambat September 2026.