Gmktec resmi meluncurkan Evo-X3 di China, sebuah mini PC yang dirancang untuk pemrosesan AI lokal dengan memori berkapasitas besar.
Perangkat ini dijadwalkan rilis secara global pada 6 Juli, mundur dari rencana awal 29 Juni.
>>> Consumer Cellular Luncurkan SpeakEasy untuk Lansia di Atas 75 Tahun
Spesifikasi Unggulan
Evo-X3 ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan fabrikasi 4nm, 16 core, dan 32 thread.
Grafis terintegrasi AMD Radeon 8060S dan NPU berbasis XDNA2 memberikan performa AI hingga 50 TOPS, dengan total 126 TOPS untuk seluruh sistem.
Mini PC ini dibekali RAM LPDDR5X 128GB dengan kecepatan 8000MT/s. Pengguna dapat mengalokasikan hingga 96GB sebagai VRAM untuk model AI lokal.
Gmktec mengklaim konfigurasi ini mampu menjalankan model besar seperti Qwen3 235B, dan dalam beberapa beban kerja di LM Studio bisa melampaui desktop RTX 4090.
Perangkat lunak Claw AI dari Gmktec sudah terinstal, dioptimalkan untuk ekosistem AMD ROCm, memudahkan penggunaan model bahasa besar secara lokal.
>>> Bocoran Samsung Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2: Desain Kotak, Baterai Lebih Besar
Desain dan Konektivitas
Evo-X3 menggunakan sasis logam hasil CNC. Sistem pendinginnya mengandalkan tiga pipa panas tembaga dan tiga kipas aktif dengan mode silent, balanced, dan performance.
Penyimpanan didukung dua slot M. 2 PCIe 4.0 x4 dengan kapasitas maksimal 16TB.
Port OCuLink asli memungkinkan pemasangan GPU desktop eksternal, termasuk seri RTX 40 dan 50 dari Nvidia, jika GPU terintegrasi kurang memadai.
Konektivitas lain meliputi USB4, Wi-Fi 7, port Ethernet 2.5G, dan dukungan output ganda 8K.
>>> Google Diam-diam Tambahkan Dukungan LHDC v5 di Pixel dengan Android 17
Harga dan Ketersediaan
Varian dengan RAM 128GB dan SSD 1TB dibanderol 21.699 yuan (sekitar $3.205). Sementara versi SSD 4TB dijual 25.699 yuan ($3.796).