Adele dikabarkan kembali ke studio rekaman di London untuk mulai menulis dan menggarap musik baru. Hal ini terjadi dua tahun setelah ia menyatakan akan rehat tanpa tenggat waktu.
Penyanyi berusia 38 tahun itu terlihat di Church Studio London milik produser Paul Epworth, tempat ia merekam album 25 pada 2015.
>>> Alasan Banyak Orang Menyesal Membeli HP dengan RAM Besar
Sebelumnya, Adele merampungkan konser residensi Weekends With Adele di Las Vegas pada November 2024.
Sumber: Adele Bolak-balik Sesi Rekaman
Menurut sumber The Sun, Adele menghabiskan setidaknya dua minggu di London untuk menulis dan merekam musik. Ia bolak-balik mengikuti sesi rekaman minggu lalu dan akan kembali minggu ini.
"Ia merasa aman di Church Studios dan di situlah Paul berada, jadi masuk akal untuk melakukan perjalanan ke sana," kata sumber tersebut.
Justin Vernon dari Bon Iver juga terlihat di studio pada pekan lalu, namun belum diketahui apakah ia terlibat dalam proyek baru Adele.
Adele memilih lokasi tersebut karena ingin musik barunya mencerminkan akar budayanya yang kental dengan kehidupan di London.
"Adele telah tinggal di LA selama satu dekade, tetapi akar London-nya sangat penting baginya," ujar sumber.
>>> Deretan HP Bekas Paling Diburu di Tahun 2026
Orang-orang terdekatnya mendorongnya untuk terhubung kembali dengan tempat ia dibesarkan untuk musik barunya. "Album terakhirnya diterima dengan baik tetapi sangat bergaya Hollywood.
Ia mencoba mengembalikan citra rendah hati dan mudah didekati dengan mengambil inspirasi dari kota asalnya," tambah sumber.
Hiatus Berakhir?
Pada Juli 2024, Adele sempat mengatakan akan hiatus untuk "waktu yang sangat lama" setelah menyelesaikan konser residensi. "Saya cukup kehabisan energi.
Saya sama sekali tak punya rencana untuk menggarap musik baru," ujarnya saat itu.
Bila benar menggarap album baru, ini akan menjadi album kelima Adele sejak debut pada 2006. Album pertamanya, 19, dirilis pada 2008 dan meraih Grammy pertamanya.
>>> 5 HP yang Sebaiknya Tidak Dibeli di Pertengahan Tahun Ini
Album 21 (2011) dan 25 (2015) menjadi album terlaris dalam sejarah, sementara album keempat 30 (2021) juga sukses dengan 4,7 juta kopi.