Vivo secara resmi merinci spesifikasi inti Vivo X Fold 6 menjelang peluncurannya pada 26 Juni.
Ponsel lipat ini dirancang sebagai perangkat flagship yang menggabungkan produktivitas berbasis AI, perangkat keras pencitraan canggih, dan baterai besar.
>>> Redmi K90 Ultra Resmi Meluncur Pekan Depan dengan Kipas Pendingin Aktif
Di jantung Vivo X Fold 6 terdapat prosesor MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang dipadukan dengan tuning Blue Crystal milik Vivo.
Perangkat ini akan menjalankan OriginOS 6 Fold, platform perangkat lunak yang dirancang khusus untuk layar lipat besar dan interaksi multi-thread.
Vivo juga memperkenalkan fitur Atomic Workbench yang ditingkatkan, mendukung mode tugas serial dan paralel. Fitur ini memungkinkan beberapa aplikasi berjalan bersamaan dalam satu layar.
Perusahaan menyatakan bahwa ponsel lipat ini dirancang menjadi perangkat produktivitas AI yang kuat.
Pengguna dapat menggabungkan alur kerja AI dengan multitasking layar besar, sementara fitur tambahan seperti mode desktop dan dukungan WPS tingkat PC membuat perangkat ini lebih mumpuni untuk bekerja saat bepergian.
Baterai dan Kamera Unggulan
Vivo X Fold 6 hadir dengan baterai 7.000mAh di semua varian.
Baterai ini menggabungkan teknologi silikon-karbon generasi kelima dengan desain semi-solid-state generasi ketiga, mengatasi tantangan utama perangkat lipat: menyeimbangkan kapasitas baterai dengan bentuk yang ramping.
Ponsel ini juga menggunakan material layar M14 Samsung pada layar dalam dan perlindungan Armour Glass generasi kedua pada layar luar.
>>> Nothing Phone (4b) Muncul di Geekbench dengan Snapdragon 6 Gen 4 dan RAM 8 GB
Fotografi menjadi fokus utama lainnya.
Vivo X Fold 6 memiliki kamera utama ZEISS 200 megapiksel dengan sensor besar 1/1,4 inci dan stabilisasi CIPA 4,5.