Kementerian Kebudayaan Korea Selatan mengalokasikan 12 miliar won atau sekitar Rp139,3 miliar tahun ini untuk mengubah arena olahraga regional menjadi tempat konser K-pop sementara.
Proyek ini akan memilih enam fasilitas regional yang kurang dimanfaatkan dengan kapasitas minimal 1.000 kursi, satu di setiap provinsi di luar wilayah metropolitan Seoul.
>>> Gemini Live di HP Samsung Sekarang Bisa Ingat Semua yang Anda Bicarakan!
Setiap fasilitas akan menerima hingga 2 miliar won dari pemerintah, namun harus menyediakan dana pendamping dari sumber lain.
Latar Belakang dan Tujuan
Inisiatif ini muncul karena konser K-pop domestik sering diadakan di gimnasium kota atau stadion atletik yang kekurangan sistem akustik dan dukungan panggung memadai.
Menurut Choi Sung-hee, direktur jenderal Biro Industri Konten dan Media Kementerian, proyek ini merupakan langkah awal krusial dalam memperluas infrastruktur pertunjukan sesuai status global K-pop.
Renovasi akan fokus pada pemasangan material akustik, tempat duduk yang dapat disesuaikan, pencahayaan panggung profesional, dan ruang ganti.
>>> KPop Demon Hunters Pecah Rekor, 53 Pekan di Top 10 Netflix
Untuk tempat olahraga, anggaran juga mencakup sistem perlindungan lapangan agar arena dapat kembali digunakan untuk acara atletik.
Tempat yang terpilih diwajibkan menyelenggarakan konser berbayar setelah renovasi untuk memastikan pengembalian investasi.
Pemerintah juga berharap proyek ini mendesentralisasi kancah budaya Korea yang terkonsentrasi, menarik wisatawan asing ke pedesaan, dan merangsang perekonomian regional.
>>> Galaxy Watch Ultra 2 Bocor: Baterai 800mAh dan Chip AI Terbaru
Kementerian akan menerima permohonan dari pemerintah daerah, perusahaan publik, dan universitas hingga 24 Juli.