Kedua ponsel memiliki baterai silikon-karbon 7.000mAh dengan pengisian kabel 100W.
>>> Lava Smart 4 Plus Resmi Dirilis, Ponsel 4G Terjangkau dengan Baterai 5.000 mAh
Xiaomi menambahkan pengisian nirkabel 50W dan reverse wired 22,5W, sementara iQOO menyertakan pengisian nirkabel 40W dan bypass charging untuk mengurangi panas saat gaming.
iQOO unggul dalam performa prosesor, dukungan software, dan fitur pengisian ramah gamer. Xiaomi membalas dengan fleksibilitas pengisian nirkabel yang lebih cepat.
Kamera
Xiaomi 17T Pro sangat mengandalkan fotografi dengan kamera utama 50MP sensor lebih besar yang menangkap lebih banyak cahaya, serta telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 5x.
Kamera ultrawide hanya 12MP namun tetap berguna.
iQOO 15 mengadopsi pendekatan lebih seimbang dengan tiga sensor 50MP, termasuk autofokus pada ultrawide dan sensor periskop lebih besar dengan zoom optik 3x.
Ini memberikan konsistensi lebih baik di semua panjang fokus, meskipun jangkauan zoom lebih pendek.
Kedua ponsel memiliki kamera depan 32MP dengan perekaman 4K. Xiaomi mendukung HDR10+, sementara iQOO menambahkan 4K pada 60fps, sedikit lebih unggul untuk video selfie.
Xiaomi unggul di zoom optik dan video canggih, iQOO lebih konsisten di semua lensa dan perekaman selfie.
Kesimpulan
iQOO 15 menawarkan keseimbangan lebih baik antara performa, layar, dan nilai harga.
Dengan harga sekitar $800, iQOO memberikan prosesor lebih kuat, layar LTPO lebih tajam, dukungan software lebih lama, dan fitur gaming yang unggul.
Xiaomi 17T Pro, dengan harga sekitar $900, tetap menjadi pilihan tepat bagi penggemar fotografi berkat kamera Leica dan zoom optik 5x, serta pengisian nirkabel lebih cepat.
>>> Oppo Reno16 dan Reno16 Pro Hadir Global dengan Spesifikasi Berbeda
Pilihan tergantung prioritas: performa dan nilai atau fotografi premium.