Selebriti wanita juga menghadapi pengawasan yang jauh lebih ketat dibandingkan pria. Perubahan fisik sekecil apa pun sering ditafsirkan sebagai tanda kehamilan.
Aktor Hyeri, meski tidak menjadi sasaran rumor kehamilan, baru-baru ini dikritik karena apa yang disebut warganet sebagai "lemak perut".
Melalui platform komunikasi penggemar, ia menulis bahwa semua orang cantik apa adanya dan ia akan berusaha menjaga kesehatan.
Banyak pengamat berpendapat bahwa keyakinan umum bahwa selebriti harus menerima penilaian konstan atas penampilan mereka hanya memperkuat budaya pengawasan yang tidak sehat.
Rumor semacam itu juga memicu penyebaran informasi palsu.
Sejumlah selebriti berulang kali harus membantah rumor kehamilan, baik secara pribadi maupun melalui agensi.
Rumor ini bisa sangat berbahaya karena menekan wanita untuk mengungkapkan hal-hal pribadi terkait kehamilan, persalinan, dan perencanaan keluarga.
Beberapa mungkin sedang berusaha hamil, pulih dari keguguran, atau menghadapi kondisi medis yang memengaruhi kesuburan.
Namun, spekulasi online sering mengabaikan kemungkinan-kemungkinan tersebut dan memperlakukan topik ini sebagai hiburan belaka.
>>> CHUWI UniBook AI Resmi Meluncur, Laptop AI Murah dengan Intel Core 3
Selama rumor kehamilan terus bermunculan di dunia maya, para kritikus menegaskan bahwa fenomena ini mencerminkan budaya pengawasan dan penilaian berlebihan terhadap tubuh wanita, bukan sekadar gosip selebriti yang tidak berbahaya.