Tomat sedang memasuki musim puncak. Buah yang sering dianggap sayur ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.
Berbagai penelitian mengaitkan konsumsi tomat dengan penurunan risiko kanker, dukungan kesehatan jantung, dan kadar gula darah yang sehat.
>>> Malam Mistis di Arboretum Tepi Laut Korea yang Dibangun Mantan Perwira Intelijen AS
Secara botani, tomat tergolong buah karena berkembang dari bunga setelah pembuahan. Namun dalam kuliner, tomat biasanya diolah sebagai sayuran dan banyak digunakan dalam salad, saus, dan sup.
Tomat mengandung vitamin C, vitamin K, folat, kalium, dan serat pangan. Selain itu, tomat juga menyediakan antioksidan seperti likopen, beta-karoten, lutein, dan kolin.
Di Korea, musim tomat berlangsung dari Mei hingga September. Tomat paling manis dan beraroma dipanen antara Juni dan Agustus.
Berikut adalah beberapa alasan utama untuk menambahkan lebih banyak tomat ke dalam menu makanan Anda.
Manfaat Tomat bagi Kesehatan
Tomat merupakan sumber likopen yang sangat baik. Antioksidan kuat ini telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara, paru-paru, prostat, dan lambung.
Likopen membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker dengan mengurangi stres oksidatif dan peradangan.
Kandungan likopen dan antioksidan lain dalam tomat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV) dan membantu memperlambat tanda-tanda penuaan kulit.
Tomat mengandung vitamin K dan kalsium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Likopen juga dikaitkan dengan peningkatan kepadatan mineral tulang, sehingga berpotensi menurunkan risiko osteoporosis.
>>> Seoul Anugerahkan Gelar Master untuk Pelestarian Teknik Quilting dan Tatah Perak
Vitamin A dalam tomat penting untuk menjaga kesehatan penglihatan.
Rendah kalori namun tinggi air dan nutrisi, tomat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Serat dan kandungan airnya juga mendukung pencernaan yang sehat dan mencegah sembelit.
