unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Cho Yeo-jeong Ungkap Kebiasaan Makan Mi yang Bikin Awet Muda
Lifestyle

Cho Yeo-jeong Ungkap Kebiasaan Makan Mi yang Bikin Awet Muda

Aktris Cho Yeo-jeong tersenyum
Cho Yeo-jeong Ungkap Kebiasaan Makan Mi yang Bikin Awet Muda
A A Ukuran Teks16px

Aktris Cho Yeo-jeong, 45 tahun, mengungkap salah satu rahasia menjaga penampilan awet mudanya.

Dalam sebuah acara variety show, ia mengaku siap memanjakan nafsu makannya setelah ketat mengontrol pola makan.

Saat ditanya soal rahasia awet muda, Cho menjawab tanpa ragu, "Ini tentang tidak punya pilihan selain menahan diri."

Ia mengaku hanya makan jjajangmyeon dan mi instan dua kali setahun.

Dampak Mengurangi Konsumsi Mi

Mengurangi konsumsi mi dapat membantu manajemen berat badan dan menjaga fisik sehat. Kedua hidangan ini praktis, tetapi relatif tinggi kalori dan natrium, sehingga bisa menyulitkan pola makan sehat.

Pola makan tidak sehat dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan dan penurunan elastisitas kulit, yang berpotensi mempercepat proses penuaan.

Menurut data Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea, semangkuk jjajangmyeon mengandung sekitar 800 kalori, sedangkan satu bungkus mi instan sekitar 500 kalori.

Jika asupan kalori melebihi kebutuhan tubuh, kelebihan energi dapat disimpan sebagai lemak.

Kedua hidangan ini juga terutama terbuat dari karbohidrat olahan. Karbohidrat olahan dapat menyebabkan gula darah naik dan turun cepat, membuat cepat lapar dan mendorong ngemil.

Asupan makanan berlebih yang terus-menerus dapat mempersulit penurunan berat badan dan pengelolaan gula darah.

Kandungan Natrium dan Tekanan Darah

Kandungan natrium dalam kedua hidangan juga menjadi perhatian.

Semangkuk jjajangmyeon dilaporkan mengandung sekitar 2.400 miligram natrium, melebihi rekomendasi asupan harian WHO sebesar 2.000 miligram.

Satu bungkus mi instan rata-rata mengandung sekitar 1.729 miligram natrium, setara dengan 86,5 persen dari jumlah yang direkomendasikan harian.

Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.

Jika tekanan darah tinggi berlanjut, dinding pembuluh darah, termasuk aorta, arteri kecil, dan kapiler, bisa menebal dan menyempit.

Dalam kasus parah, pembuluh darah bisa pecah, meningkatkan risiko kondisi darurat medis seperti stroke dan diseksi aorta.

Tips Menikmati Mi dengan Lebih Sehat

Bagi yang peduli kesehatan, mengurangi frekuensi konsumsi jjajangmyeon dan mi instan mungkin disarankan. Saat menyantapnya, menambahkan sayuran dan membatasi kuah juga dapat membantu.

Misalnya, makan bawang bombay dengan jjajangmyeon dapat membantu gula darah dan kesehatan kardiovaskular.

Bawang bombay mengandung quercetin yang dapat mencegah penumpukan lemak dan kolesterol di pembuluh darah, serta kromium yang berperan dalam metabolisme glukosa.

Tauge juga merupakan tambahan yang baik untuk mi.

Tauge kaya vitamin B1 yang mendukung metabolisme energi, vitamin C untuk fungsi kekebalan tubuh, dan serat pangan yang melancarkan buang air besar serta membantu memperlambat kenaikan gula darah setelah makan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru