Viking Distrik Sukajadi, salah satu basis suporter Persib Bandung, memasuki usia ke-18 tahun pada 2026.
Komunitas bobotoh yang bermarkas di wilayah Sukajadi, Kota Bandung, ini menegaskan komitmen untuk terus bergerak, mandiri, dan berkarya demi mendukung Maung Bandung.
>>> Jadwal SPMB Kota Bekasi 2026 Resmi Dibuka, Cek Tahapan dan Kuotanya
Momentum hari jadi ke-18 ditandai dengan penguatan semangat baru melalui jargon "Rumingkang Paweungan Keur Persib".
Jargon berbahasa Sunda ini menjadi simbol arah gerak komunitas yang ingin terus berkembang tanpa meninggalkan nilai dasar sebagai bobotoh.
Kata "Rumingkang" dimaknai sebagai sikap untuk terus bergerak aktif, dinamis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sementara "Paweungan" menggambarkan semangat berdiri tegak secara mandiri dengan karakter dan prinsip yang kuat.
Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk satu tujuan, yakni mendukung kejayaan Persib Bandung.
Perjalanan Panjang dari Nonton Bareng
Ketua Distrik Viking Sukajadi, Iman Guntur, mengatakan usia 18 tahun menjadi fase penting bagi perjalanan organisasi.
Viking Sukajadi tidak hanya ingin dikenal sebagai kelompok suporter di tribun stadion, tetapi juga sebagai komunitas yang memiliki peran positif di lingkungan sekitar.
"Di usia yang ke-18 ini, kami ingin terus menjaga eksistensi Viking Sukajadi.
Dukungan kepada Persib tidak hanya ditunjukkan saat pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kontribusi bagi masyarakat," ujar Iman Guntur.
>>> SPMB Kepri 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftar Ulang
Viking Sukajadi memiliki perjalanan panjang sejak terbentuk dari aktivitas para pemuda di kawasan Sukajadi yang rutin menggelar nonton bareng pertandingan Persib.
Berawal dari kelompok kecil di lingkungan Jalan Sederhana dan sekitarnya, komunitas ini kemudian berkembang menjadi distrik resmi.