unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Seoul Perluas Program Pernikahan Gratis dan Acara Budaya di Rumah Bersejarah

Seoul Perluas Program Pernikahan Gratis dan Acara Budaya di Rumah Bersejarah

Seoul Perluas Program Pernikahan Gratis dan Acara Budaya di Rumah Bersejarah
Ilustrasi: Seoul Perluas Program Pernikahan Gratis dan Acara Budaya di Rumah Bersejarah
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Kota Seoul akan memperluas program komunitas di rumah-rumah tradisional Korea (hanok) yang dikelola publik di kawasan Bukchon dan Seochon mulai musim panas ini.

Langkah ini diambil setelah musim semi lalu mencatat lebih dari 44.000 pengunjung dan tingginya minat pada program percontohan sesi foto pernikahan gratis bagi pasangan baru.

>>> Korea Luncurkan Kampanye 'K-Vacation' untuk Dorong Wisata Domestik

Program foto pernikahan berbasis undian itu awalnya hanya menyediakan empat slot di Hong Geon-ik House, salah satu contoh terbaik rumah saudagar dari tahun 1930-an.

Banyak pasangan mengaku ingin menghindari studio komersial dan memilih pencahayaan alami, atap miring, serta halaman batu yang khas dari desain tradisional Korea.

Ekspansi Program dan Acara Baru

Menanggapi permintaan tinggi, pemerintah kota akan melipatgandakan program ini pada Oktober mendatang dengan menambah lokasi di Bukchon Cultural Center dan Bae Ryeom's House.

in2

Bae Ryeom's House merupakan situs warisan budaya yang dinamai sesuai pelukis lanskap tradisional Korea yang pernah tinggal di sana.

Selain acara pernikahan, pemerintah akan menggelar konser luar ruangan dengan penonton duduk di beranda kayu tradisional, serta kelas yoga saat matahari terbenam di Bae Ryeom's House.

>>> Seoul Perpanjang Bebas Biaya Visa untuk Turis Grup dari 6 Negara hingga Akhir 2026

Hong Geon-ik House akan berfungsi sebagai pusat kerajinan dengan lokakarya anyaman bambu dan pembuatan lampu dari kertas tradisional.

Rangkaian acara akan berpuncak pada awal Oktober dengan peluncuran "2026 Seoul Hanok Week" bertema "Estetika Berlama-lama: Kehidupan Hanok di Seoul."

Festival ini akan menampilkan pameran arsitektur internasional, tur rumah pribadi, dan seminar desain untuk memposisikan hanok sebagai ruang hunian modern yang berkelanjutan.

"Hanok publik Seoul telah berevolusi dari sekadar ruang tontonan menjadi pusat budaya yang terjalin dengan rutinitas harian dan momen istimewa warga," ujar Choe Jin-seok, kepala biro perumahan kota.

>>> Tips Sehat Menikmati Tteokbokki Tanpa Khawatir Gula Darah Naik

"Kami berencana membuka pintu selebar-lebarnya."

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru