Wakil Ketua DPRD Jakarta, Wibi Andrino, mendesak Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mengevaluasi aspek keamanan seluruh proyek pembangunan di ibu kota.
Desakan ini muncul setelah seorang balita tewas diduga terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan Lapangan Multifungsi Taman RW 04 di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
>>> Butuh Rp1.064 Triliun, Pramono Perkuat Strategi Pembiayaan Pembangunan Jakarta
"Kami meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan seluruh proyek, termasuk yang dikerjakan melalui program CSR.
Apa pun sumber pendanaannya, aspek keselamatan masyarakat tidak boleh diabaikan," kata Wibi saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut Wibi, setiap pekerjaan konstruksi wajib memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.
>>> iPhone 18 Pro Max Kapan Rilis? Ini Bocoran 5 Upgrade Besar yang Dibawanya
Standar tersebut meliputi pemasangan pagar pembatas di area proyek, penyediaan rambu-rambu peringatan yang mudah terlihat, penerangan yang memadai, serta pengawasan secara berkala selama pekerjaan berlangsung.
Ia menilai langkah-langkah tersebut penting untuk mencegah proyek pembangunan menimbulkan risiko bagi warga sekitar, khususnya anak-anak yang kerap beraktivitas di lingkungan permukiman.
DPRD Jakarta juga akan meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait mengenai proses perencanaan, pengawasan, hingga pelaksanaan proyek lapangan multifungsi tersebut.
>>> Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo: Polri Harus Selalu Membela dan Merasakan Penderitaan Rakyat
Langkah ini bertujuan untuk memastikan penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas sekaligus mengevaluasi prosedur keselamatan yang diterapkan di lapangan.