Netflix merilis serial Jepang terbaru berjudul Human Vapor yang dibintangi Shun Oguri dan UTA (Uta Uchida). Serial ini tayang perdana pada 2 Juli 2026 dengan total delapan episode.
Human Vapor mengisahkan seorang pria misterius yang memiliki kemampuan unik mengubah seluruh tubuhnya menjadi uap gas. Kemampuan itu ia gunakan untuk melakukan aksi kriminal yang menghebohkan.
>>> Sinopsis Spider-Man: No Way Home, Tayang di Bioskop Trans TV 3 Juli 2026
Kisah dimulai ketika dunia dikejutkan oleh insiden mengerikan dalam siaran langsung televisi. Seseorang tiba-tiba membengkak dipenuhi uap gas lalu meledak.
Di balik pembunuhan itu, ada sosok berjuluk Human Vapor yang diperankan oleh UTA.
Ia kemudian merilis video dengan wajah datar dan suara dingin, mengaku bertanggung jawab dan mengumumkan rencana aksi berikutnya.
Human Vapor mengubah aksi kriminalnya menjadi tontonan publik. Ia mengadakan konferensi pers untuk membeberkan motif, metode, dan target selanjutnya sebelum menghilang tanpa jejak.
Ketakutan pun menyebar di masyarakat Jepang. Pihak berwenang kewalahan karena setiap target yang diincar selalu lenyap begitu saja.
>>> Tema HUT ke-81 RI: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, Ini Makna dan Cara Download Logo
Detektif Kenji Okamoto Turun Tangan
Detektif Kenji Okamoto (Shun Oguri) ikut turun tangan bersama jurnalis Kyoko Kono (Yu Aoi). Mereka bertekad mengungkap kebenaran di balik teror yang tidak berwujud itu.
Penyelidikan mereka bersinggungan dengan sepasang kakak-beradik pembuat konten live streaming yang diperankan Suzu Hirose dan Kento Hayashi.
Ada juga Yutaka Takenouchi yang berperan sebagai mantan anggota yakuza yang kini menjadi presiden direktur sebuah perusahaan.
Human Vapor merupakan reboot dari film sci-fi legendaris karya Ishiro Honda tahun 1960. Serial ini menjadi kolaborasi pertama antara TOHO dan Netflix.
Naskah ditulis dan diproduseri eksekutif oleh sineas Korea Selatan, Yeon Sang-ho, yang dikenal lewat Train to Busan dan Colony.
>>> Huawei Mate 90 Siapkan Gebrakan Baru Lewat Kamera Dual Periscope dan Baterai Jumbo
Sutradara Jepang Shinzo Katayama, yang sebelumnya menyutradarai serial Gannibal, duduk di kursi sutradara.