Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Venezuela melonjak menjadi 3.535 jiwa pada Senin (6/7/2026).
Angka ini berdasarkan data resmi terbaru yang dirilis pemerintah setempat.
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, mengonfirmasi bahwa hampir 17.000 orang mengalami luka-luka.
Sebanyak 6.500 warga berhasil diselamatkan dari reruntuhan, sementara 18.000 orang lainnya terpaksa mengungsi.
Rentetan gempa berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu. Kedua gempa terjadi hanya berselang satu menit.
Guncangan masif tersebut meruntuhkan ratusan bangunan dan merusak infrastruktur bandara internasional utama. Bandara Internasional Maiquetia menjadi salah satu yang terdampak parah.
Presiden Sementara Delcy Rodríguez meninjau langsung tingkat kerusakan di Bandara Maiquetia pada Senin malam. Ia menginstruksikan penyusunan rencana taktis untuk membuka kembali operasional maskapai komersial.
Langkah tersebut akan memanfaatkan landasan pacu paralel. Pembukaan dilakukan sesegera mungkin dan disesuaikan dengan jadwal dimulainya kembali operasional bandara.