unique visitors counter
⌂ Beranda News 13,3% Remaja di Sekolah Berpolusi Alami Penurunan Fungsi Paru

13,3% Remaja di Sekolah Berpolusi Alami Penurunan Fungsi Paru

13,3% Remaja di Sekolah Berpolusi Alami Penurunan Fungsi Paru
Ilustrasi: 13,3% Remaja di Sekolah Berpolusi Alami Penurunan Fungsi Paru
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan temuan bahwa 13,3% remaja yang bersekolah di kawasan dengan polusi udara tinggi di Jakarta mengalami penurunan fungsi paru.

Temuan ini menunjukkan dampak polusi udara dapat terjadi meskipun anak tampak sehat dan tidak memiliki keluhan gangguan pernapasan.

>>> Libur Sekolah Bikin Lembang Diserbu Wisatawan, UMKM Panen Rezeki

alt mid

Penelitian di Sekolah dengan Polusi Tertinggi

Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirasi IDAI, dr. Cynthia Centauri, Sp. A(K), Subsp.

Resp, mengatakan hasil tersebut diperoleh dari penelitian yang dilakukan pada 2024.

Penelitian dilakukan di salah satu sekolah di Jakarta yang memiliki paparan polusi udara tertinggi selama enam bulan.

alt mid

>>> Empat Proyek DPUPR Pandeglang Jadi Temuan BPK, DPRD Nilai Kelalaian Pihak Dinas

"Saya waktu itu meneliti sebuah sekolah di Jakarta yang pajanan polutannya paling tinggi di enam bulan terakhir," kata Cynthia dalam temu media secara daring, dikutip Rabu (7/7/2026).

Dari penelitian tersebut, ditemukan sebanyak 13,3% siswa mengalami penurunan fungsi paru berdasarkan hasil pemeriksaan spirometri.

>>> Iran Serang Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait Setelah Gelombang Serangan Balasan

Padahal, para remaja tersebut terlihat sehat, tetap beraktivitas normal, dan tidak mengeluhkan sesak napas.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot