Saham-saham Asia diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (10/7) setelah kebangkitan saham raksasa produsen chip mendorong pemulihan di Wall Street.
Kontrak berjangka indeks saham Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong mengindikasikan pembukaan yang lebih tinggi.
>>> Saham Teknologi Dorong Wall Street Naik, Harga Minyak Turun
Kontrak berjangka saham AS bergerak relatif datar setelah indeks S&P 500 naik 0,8% dan indeks saham semikonduktor melonjak lebih dari 3%.
Indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi ditutup menguat 1,6%.
Obligasi pemerintah AS juga menguat pada Kamis, mendorong imbal hasil Treasury tenor 10 tahun turun tiga basis poin menjadi 4,55%.
>>> Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Maroko 2-0
Saham SK Hynix Jadi Sorotan
Saham SK Hynix Inc. akan menjadi sorotan setelah American Depositary Receipts (ADR) perusahaan di Amerika Serikat dihargai sebesar US$149 per lembar.
ADR itu dijadwalkan mulai diperdagangkan secara when-issued pada Jumat di Nasdaq Global Select Market dengan kode saham SKHYV.
Dengan harga US$149 per ADR, penawaran saham produsen chip asal Korea Selatan tersebut diperkirakan menghimpun dana sekitar US$26,5 miliar.
>>> Kemenkeu: KPK Temui Purbaya Bahas Tambahan Anggaran 2026
Nilai tersebut akan menjadi penawaran saham perdana terbesar yang pernah dilakukan perusahaan asing di Amerika Serikat, melampaui debut Alibaba Group Holding Ltd. senilai US$25 miliar.
