Anggota Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller memberikan sinyal bahwa bank sentral AS mungkin akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat jika inflasi inti terus menunjukkan tekanan harga yang luas.
“Jika kita kembali mendapati angka inflasi inti yang tinggi pekan ini, maka FOMC perlu mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat,” ujar Waller dalam sambutan tertulis untuk sebuah acara di New York pada Senin (13/7).
>>> Bangun Komunitas Pelanggan, MAXUS Indonesia Perkenalkan Program MAXUS GALA
Pernyataan tersebut merujuk pada komite penetapan suku bunga bank sentral, Federal Open Market Committee (FOMC).
Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) AS dijadwalkan merilis data terbaru indeks harga konsumen (IHK) pada hari Selasa.
>>> Profil Rudi Margono, Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah
Waller menekankan bahwa kondisi ekonomi saat ini sebenarnya berada dalam posisi yang baik, dengan pasar tenaga kerja yang stabil dan permintaan konsumen yang tetap tangguh.
>>> Astronom Temukan Bukti Gula di Ruang Antarbintang
Namun, ia menyebut kebijakan moneter kini berada di "persimpangan jalan" akibat tekanan inflasi yang didorong oleh faktor tarif, harga energi, serta pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
