PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), PT LEN Industri, PT Krakatau Steel (KRAS), dan PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan hilirisasi mineral kritis atau mineral maju.
Penandatanganan dilakukan dalam acara Danantara Advanced Materials Industri Dialogue.
>>> Motor Diduga Hasil Curian Ditemukan di Kebun Singkong, Polisi Kembalikan ke Pemilik
CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa Indonesia memiliki sumber daya mineral yang sangat besar, mulai dari nikel, bauksit, tembaga, timah, hingga logam tanah jarang (LTJ).
>>> Aksi Humanis Kompol Darmawati, Evakuasi Ibu Hamil 9 Bulan di Tol BSD
Menurutnya, material tersebut dapat dikembangkan untuk kebutuhan baterai kendaraan listrik, industri semikonduktor, pertahanan, dan energi bersih.
>>> Cara Menumbuhkan Karakter Anak Agar Siap MPLS 2026, Ini Panduan Terbarunya
"Namun, selama puluhan tahun kita terlalu sering berhenti di titik ekstraksi: mengekspor bahan mentah, lalu membeli kembali produk jadinya dengan harga yang berkali-kali lipat," kata Rosan dalam siaran pers, Selasa (14/7/2026).
