Rencana pemerintah mengalihkan surplus produksi solar menjadi bahan bakar jet (avtur) dinilai realistis. Tiga kilang milik PT Pertamina (Persero) disebut siap mendukung kebijakan tersebut.
Pakar ekonomi energi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad), Yayan Satyakti, menilai langkah konversi ini strategis.
>>> Cara Cetak Kartu Peserta Seleksi Kompetensi CAT PPPK dan Tendik Sekolah Rakyat 2026
Menurutnya, Pertamina memiliki kapasitas teknologi yang mumpuni untuk mengeksekusinya.
Tiga Kilang Utama
Yayan menyebut tiga kilang utama yang potensial, yaitu Refinery Unit (RU) V Balikpapan, RU VI Balongan, dan RU IV Cilacap.
Ketiganya dinilai memiliki fasilitas pendukung yang memadai.
>>> Profil Icha Chellow dan Mala Agatha, Penyanyi yang Viral Usai Lagu Gapapa Diprotes Anisa Bahar
RU V Balikpapan menjadi sorotan utama. Pascaprogram pengembangan kilang (RDMP), kilang ini mendapat tambahan kapasitas produksi hingga 5,6 juta kiloliter (kl).
Dengan tambahan kapasitas tersebut, Balikpapan dinilai mampu memproduksi avtur dalam jumlah signifikan. Hal ini mendukung target pemerintah mengurangi impor avtur.
>>> Wait and See Mereda, Penjualan Mobil Juni 2026 Melonjak
Pemerintah sebelumnya mencatat adanya surplus solar di dalam negeri. Konversi ke avtur diharapkan dapat menekan impor dan meningkatkan nilai tambah produk kilang.
