Pihak Ruben Onsu siap membawa bukti terkait gugatan hak asuh anak melawan Sarwendah yang telah dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ketika ditanya apakah bukti tersebut berkaitan dengan aksi pacar Sarwendah, Giorgio Antonio alias Gio, kuasa hukum Ruben tidak memberikan jawaban pasti.
>>> Review Film Obsession: Horor Anggaran Rendah yang Solid dan Mencekam
"Nanti terkait bukti-bukti akan disampaikan pada saat agenda pembuktian.
Terhadap pokok perkara atau substansi nanti akan disampaikan oleh Pak Minola langsung," ujar Raka Kariti Suprapto, kuasa hukum Ruben, di PN Jakarta Selatan, Rabu (15/7).
Sementara itu, pihak Sarwendah mempersilakan Ruben menghadirkan bukti terkait interaksi Gio dengan anak-anak dalam persidangan.
"Kalau itu kami...
ya seperti kan mereka yang menggugat, artinya mereka membuktikan apakah gugatan mereka itu benar atau tidak," kata Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah.
"Nah mengenai apa pun buktinya, ya silakan disampaikan pada tempatnya yaitu di PN Jakarta Selatan. Bagaimana hasilnya, kembali lagi biarkan hakim yang menilai dan yang memutuskan."
Ruben Sempat Tegur Gio soal Interaksi dengan Anak
Sebelum persidangan, Ruben menegur Gio agar bersikap sesuai porsinya sebagai kekasih Sarwendah dan tidak mengambil keputusan terkait anak-anaknya.
>>> Xiaomi Hentikan Dukungan untuk 10 Ponsel, Termasuk Xiaomi 12 & 12S Ultra
Ruben menilai tindakan Gio dapat membuat peran ayah kandung semakin asing di mata anak.
Teguran ini disertai potongan video yang menunjukkan Gio memberikan izin anak-anak makan permen karet tanpa menunggu jawaban Sarwendah.
"Permisi ya Gio, maaf sebelumnya, itu ibunya juga punya peraturan tentang anak saya, please jangan ikut-ikut kasih keputusan kalau tentang anak ya," tulis Ruben di media sosial, Selasa (14/7).
Sidang perdana gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben terhadap Sarwendah rampung digelar secara tertutup pada Rabu (15/7) selama 30 menit sejak pukul 13.43 WIB.
Sarwendah hadir langsung sebagai tergugat, sementara Ruben diwakili kuasa hukumnya. Selepas sidang, kedua belah pihak sama-sama kukuh ingin mendapatkan hak asuh kedua anak.
Ini adalah perseteruan rebutan hak asuh anak pertama bagi mantan pasangan tersebut. Saat bercerai pada 2024, mereka tidak meributkan hak asuh.
>>> Agent Kim Reactivated Kukuhkan Posisi Puncak Netflix Dua Pekan Beruntun
Gugatan Ruben yang diajukan pada 30 Juni 2026 didasari perasaan tidak mendapatkan haknya sebagai ayah, yakni waktu bersama anak 2-3 hari per pekan sesuai kesepakatan cerai.
