Harga gas alam cair (LNG) di Asia melonjak ke level tertinggi sejak akhir Maret 2026.
Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.
Berdasarkan data para pedagang, harga LNG spot di Asia saat ini diperdagangkan sekitar US$20,2 per juta british thermal units (btu).
Angka ini naik sekitar 10% dalam sepekan terakhir.
Konflik di Teluk Persia semakin memanas setelah AS dan Iran berselisih mengenai kendali atas Selat Hormuz. Selat tersebut merupakan jalur utama bagi sekitar seperlima pasokan LNG global.
AS meningkatkan serangan terhadap Iran untuk menekan Teheran agar menghentikan serangan terhadap kapal dan membuka kembali Selat Hormuz.
Situasi ini memperdalam kekhawatiran bahwa pengiriman energi melalui jalur tersebut akan terganggu lebih lama.
Kenaikan harga LNG Asia ini menjadi indikasi bahwa pasar energi global masih rentan terhadap gejolak geopolitik. Para pelaku pasar terus memantau perkembangan di Timur Tengah.