Harga minyak dunia ditutup di level tertinggi dalam enam bulan pada perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, setelah melonjak lebih dari 2 persen dalam sehari. Brent ditutup di angka 117,64 dolar AS per barel.
Kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Desember naik 2,4 persen atau 2,76 dolar AS menjadi 117,64 dolar AS per barel, setelah sempat menyentuh 118 dolar AS sepanjang sesi. Kontrak Januari yang lebih aktif diperdagangkan naik 2,63 dolar AS menjadi 113,43 dolar AS per barel.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat ikut menguat 2,08 persen menjadi 104,12 dolar AS per barel. Secara mingguan, Brent naik 0,79 persen dan WTI menguat 0,82 persen, sementara sepanjang Oktober Brent melesat 13,6 persen dan WTI 15,2 persen.
Serangan di Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Pasokan
Pemicu utama lonjakan ini adalah kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah. Badan keamanan maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker di Selat Hormuz terkena perangkat peledak yang dipasang dari perahu kecil.
Selat Hormuz merupakan jalur vital pengiriman minyak mentah dan bahan bakar dari kawasan Teluk. Serangan tersebut disebut sebagai aksi sukses pertama yang diketahui menggunakan ranjau tempel di jalur itu sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai pada Februari 2026.
Pelaku pasar juga bersiap menghadapi potensi eskalasi konflik Iran setelah pemilu paruh waktu Amerika Serikat, ditambah klaim serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Kombinasi itu membuat harga minyak bertahan di level tinggi.
Apa Artinya bagi Indonesia?
Bagi Indonesia, harga minyak yang tinggi berarti tekanan pada biaya impor energi dan distribusi. Harga BBM Pertamina dan swasta pada Minggu, 1 November 2026, dilaporkan tidak berubah, masih mengikuti penyesuaian terakhir yang berlaku sejak 2 September 2026 untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Adapun Indonesian Crude Price (ICP) September 2026 tercatat 112,81 dolar AS per barel. Pasar berjangka libur akhir pekan, sehingga harga acuan terbaru masih merujuk pada penutupan Jumat hingga perdagangan dibuka kembali pada Senin, 2 November 2026.