unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Hasil Der Klassiker Jerman: Bayern Batal Menang di Menit Akhir, Dortmund Paksakan Skor 2-2
Hiburan

Hasil Der Klassiker Jerman: Bayern Batal Menang di Menit Akhir, Dortmund Paksakan Skor 2-2

Hasil Der Klassiker Jerman: Bayern Batal Menang di Menit Akhir, Dortmund Paksakan Skor 2-2
Harry Kane merayakan gol bersama Bayern Munich. • Bundesliga
A A Ukuran Teks16px

Suporter Bayern Munchen sudah bersiap merayakan kemenangan, tetapi Borussia Dortmund punya rencana lain. Gol Fabio Silva pada menit ke-89 memaksakan hasil imbang 2-2 di Allianz Arena.

Der Klassiker Bundesliga 2026/2027, Minggu (1/11/2026), berjalan dramatis sejak awal. Michael Olise hampir membuka skor pada menit kesepuluh, tetapi tembakannya hanya membentur tiang. Dortmund sempat mengejutkan tuan rumah pada menit ke-34 lewat Jobe Bellingham, namun gol itu dianulir setelah VAR menilai Carney Chukwuemeka berada dalam posisi offside dan mengganggu kiper Jonas Urbig.

Bayern juga kehilangan dua pemain sebelum turun minum karena cedera: Ismael Saibari bertabrakan dengan kiper Gregor Kobel, dan Serge Gnabry ditarik beberapa menit kemudian karena masalah fisik.

Empat Gol, Dua Kali Berbalik

Meski pincang, Bayern memimpin pada menit ke-38. Umpan salah Felix Nmecha dimanfaatkan Konrad Laimer bersama Olise; tembakan pertama Laimer ditepis Kobel, tetapi bola muntah kembali disambar Laimer menjadi gol.

Dortmund menyamakan kedudukan pada menit ke-60 lewat Serhou Guirassy, yang menyelesaikan umpan Chukwuemeka dari dalam kotak penalti. Bayern kembali unggul pada menit ke-66: umpan lambung Joshua Kimmich disundul Harry Kane ke arah Dayot Upamecano, yang menyelesaikan dari jarak dekat.

Keputusan pelatih Niko Kovac memasukkan Fabio Silva menjadi penentu. Pada menit ke-89, Silva menerima bola dari Konstantinos Karetsas dan menaklukkan Urbig, membuat skor 2-2 dan membungkam Allianz Arena.

Tetap Tak Terkalahkan, Tetap Imbang Poin

Hasil ini membuat Bayern dan Dortmund sama-sama mengoleksi 18 poin dari delapan pertandingan. Bayern tetap di puncak berkat selisih gol yang lebih baik, sementara Dortmund tetap berpeluang menyalip pada pekan-pekan berikutnya. Kedua tim pun mempertahankan status tak terkalahkan mereka, setelah sama-sama memulai musim dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang dari tujuh laga pertama. Der Klassiker sebagai ujian langsung dua kandidat juara pun berakhir tanpa pemenang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru