unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Bulan Madu Enzo Maresca Tak Tersisa, Manchester City Rasakan Kalah Beruntun
Hiburan

Bulan Madu Enzo Maresca Tak Tersisa, Manchester City Rasakan Kalah Beruntun

Bulan Madu Enzo Maresca Tak Tersisa, Manchester City Rasakan Kalah Beruntun
Manchester City Bidik Kemenangan atas Aston Villa, Maresca Soroti Pertahanan
A A Ukuran Teks16px

Awal yang bersejarah kini berbalik menjadi ujian pertama yang sesungguhnya. Manchester City menelan kekalahan beruntun di Liga Inggris untuk pertama kalinya di era Enzo Maresca.

City kalah 0-1 dari Brighton di Etihad Stadium, Sabtu (31/10/2026) malam, lewat gol Yasin Ayari pada menit ke-11. Itu menjadi kekalahan kedua beruntun The Citizens di liga, setelah sebelumnya kalah dari Aston Villa pada pekan sebelumnya. Padahal, Maresca sempat membuat sejarah dengan tujuh kemenangan beruntun di awal karier melatihnya bersama City.

Maresca: Kami Berhak Mendapat Sesuatu

Dikutip dari BBC, Maresca mengaku merasakan perasaan yang aneh, sama seperti setelah laga melawan Aston Villa, karena ia menganggap timnya berhak mendapatkan sesuatu dari pertandingan tersebut. Ia menekankan timnya menciptakan banyak peluang, dan yang terpenting adalah kemampuan menciptakan peluang itu sendiri — meski efektivitas penyelesaian akhir harus ditingkatkan.

Maresca juga menyebut tidak punya keluhan soal sikap dan penampilan pemain, yang berjuang hingga akhir. Ia berharap pada pertandingan berikutnya timnya mendapat sedikit keberuntungan.

Kesalahan Lini Belakang dan Ancaman Arsenal

Hasil ini membuat City gagal menjauh dari Arsenal yang mulai mengintai. Posisi puncak bahkan bisa diambil alih The Gunners jika mereka mengalahkan Liverpool pada big match pekan ini.

Di sisi lain, kesalahan individu di lini belakang semakin sering terjadi. Marc Guehi dicadangkan pada laga ini, sementara Gianluigi Donnarumma disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kesalahan di Villa Park yang berujung kekalahan, dan Matheus Nunes membuat kesalahan serupa saat menghadapi Brighton di Carabao Cup. Catatan City pun mengkhawatirkan: hanya satu clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Maresca menilai hal-hal seperti itu pasti terjadi dalam sepak bola dan sudah berkali-kali merugikan timnya. Langkah berikutnya, kata dia, adalah menganalisis apa yang bisa diperbaiki, lalu melangkah maju.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru