Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) memperkirakan penghematan dari penggunaan compressed natural gas (CNG) Merah Putih 3 kg hanya sekitar 19,6% dibandingkan dengan liquified petroleum gas (LPG) bersubsidi atau Gas Melon.
Energy Finance Specialist IEEFA Randi Bachtiar menyatakan bahwa biaya CNG bagi rumah tangga hanya memberikan penghematan sekitar 19,6% dengan tambahan dukungan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).
Angka tersebut lebih kecil dibandingkan dengan proyeksi pemerintah yang menyebut penghematan mencapai 30% hingga 40%.
Investasi Besar Diperlukan
Randi menegaskan bahwa masifikasi CNG melalui tabung 3 kg membutuhkan investasi besar untuk membangun fasilitas kompresi gas, tabung bertekanan tinggi, jaringan distribusi, serta perangkat konversi dan sistem pengaman pada kompor.
"Analisis menunjukkan, bahkan dengan dukungan HGBT, biaya CNG bagi rumah tangga hanya memberikan penghematan sekitar 19,6% dibandingkan dengan biaya ekonomi LPG; jauh di bawah klaim pemerintah sebesar 30%—40%," kata Randi dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).