Omdia merilis data terbaru pasar ponsel pintar India untuk kuartal kedua tahun 2026.
Menurut laporan tersebut, pengiriman ponsel pintar secara keseluruhan turun 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
>>> Honor 600 Pro Edisi Terbatas Hadir di China dengan Bonus Spesial
Total pengiriman mencapai 33,9 juta unit. Kenaikan harga memori menjadi faktor utama yang mengurangi daya beli konsumen di segmen massal.
Peringkat Vendor Teratas
vivo memimpin pasar dengan pangsa 18% setelah mengirimkan 6,3 juta unit. Namun, angka ini turun 23% dari 8,1 juta unit pada Q2 2025.
Samsung berada di posisi kedua dengan 5,9 juta unit dan pangsa pasar 17%. Pengiriman Samsung turun 5%, tetapi pangsa pasarnya naik dari 16% menjadi 17%.
Oppo mencatat pangsa pasar 14%, naik dari 13% tahun lalu, meskipun pengirimannya turun 400.000 unit menjadi 4,6 juta unit.
Xiaomi mempertahankan pangsa 13% dengan pengiriman 4,5 juta unit, turun dari 5 juta unit.
Apple menjadi satu-satunya vendor di lima besar yang mencatat pertumbuhan pengiriman year-on-year.
>>> Xiaomi Dikabarkan Naikkan Target Penjualan Smartphone Tahun Ini
Dari 3,1 juta unit pada Q2 2025 menjadi 3,5 juta unit, dengan pangsa pasar 10%.
Model Pendorong Penjualan
Omdia menyebutkan vivo Y11 5G, Y21 5G, dan V70 FE sebagai model yang mendorong penjualan vivo. Samsung mengandalkan Galaxy A07 dan Galaxy A17.
Oppo didorong oleh seri F33, keluarga Reno15, dan lini Find X9. Sementara itu, Xiaomi mengandalkan Redmi 15a, 15C, Redmi A7 4G, dan Redmi A7 Pro 4G.
Apple diuntungkan oleh penumpukan inventaris iPhone 17 menjelang kenaikan harga yang diperkirakan untuk penerusnya.
Prospek Pasar
Untuk tahun penuh 2026, Omdia memperkirakan pengiriman pasar ponsel pintar India akan mengalami penurunan dua digit dibandingkan tahun lalu.
>>> Samsung Bentuk Divisi Robotics eXperience (RX) untuk Fokus pada Robot Industri
Permintaan konsumen diperkirakan tetap tertekan oleh tekanan makroekonomi dan harga perangkat yang tinggi.
