Keychron telah meluncurkan mouse terbaru bernama G6 HE UltraLight di Jepang. Perangkat ini mengusung desain ergonomis simetris dengan dimensi 123,7 x 63 x 41 mm.
Di dalamnya, mouse ini ditenagai oleh pengontrol Nordic nRF54LM20A yang dipadukan dengan sensor optik PixArt PAW3955. Fitur utamanya adalah sepasang sakelar MagOptic pada tombol klik kiri dan kanan.
>>> Ultrahuman Perbarui Aplikasi dengan Status Sekilas dan Saran Langsung
Sakelar MagOptic memungkinkan pengguna beralih antara mode optik dan magnetik. Teknologi ini menggunakan sensor elektromagnetik untuk menyesuaikan respons input, namun tetap memberikan klik fisik yang tajam.
Keychron mengklaim sakelar ini tahan hingga 100 juta klik, setara dengan mouse kelas atas lainnya seperti M7 wireless.
Mouse ini juga menawarkan dua pilihan baterai.
Versi pertama memiliki baterai tetap internal dengan bobot 42 gram.
Versi kedua menggunakan baterai yang dapat diganti dan berbobot 46 gram, dengan tambahan pemberat hingga 52 atau 62 gram.
Keduanya menggunakan sel baterai 350mAh.
>>> WhatsApp Kini Izinkan Pembuatan Akun Langsung di iPad
Keychron menyebut mouse ini dapat bertahan hingga 340 jam melalui koneksi Bluetooth, atau sekitar 35 jam pada 2,4GHz dengan polling rate 8kHz.
Bagian luar mouse terbuat dari plastik ABS dan PC dengan lapisan nano yang dirancang anti-selip dan tahan aus.
Pilihan warna meliputi hitam, putih, atau lima varian matte semi-transparan.
Namun, model baterai tetap hanya tersedia dalam warna hitam.
Harga Keychron G6 HE UltraLight mulai dari 11.968 yen (sekitar $73) untuk versi baterai tetap selama kampanye crowdfunding.
Sementara itu, model baterai yang dapat diganti dibanderol mulai 14.344 yen (sekitar $87).
>>> Honor Buka Program Early Access MagicOS 11 untuk Magic V6
Mouse ini bergabung dengan jajaran perangkat Hall-effect dan sakelar magnetik Keychron, seperti keyboard K2 HE.
