Huawei memperkenalkan perangkat hotspot portabel terbaru, Mobile WiFi 5 edisi eSIM, di pasar China.
Perangkat dengan model E5586-822-E ini dijual dengan harga pengenalan 269 yuan atau sekitar Rp 600 ribu.
Setelah masa promosi, harga normalnya menjadi 299 yuan atau sekitar Rp 670 ribu.
Keunggulan utamanya adalah dukungan eSIM bawaan yang memungkinkan pengguna terhubung ke jaringan seluler tanpa perlu membeli atau memasang kartu SIM fisik.
Desain Ringkas dan Fitur eSIM
Mobile WiFi 5 eSIM dirancang untuk mudah dibawa sehari-hari.
Bobotnya hanya 96 gram dengan ketebalan 13,7 mm, membuatnya sekitar 15 persen lebih tipis dari versi sebelumnya.
Perangkat ini tersedia dalam satu pilihan warna cyan dengan tekstur halus, cukup kecil untuk masuk ke saku atau kompartemen tas kecil.
Fungsi eSIM menjadi fitur utama model ini.
Perangkat mendukung jaringan dari China Mobile dan China Unicom, dan secara default akan beralih otomatis ke operator yang memberikan sinyal lebih baik di lokasi tertentu.
Pengguna juga dapat memilih jaringan secara manual melalui aplikasi pendamping.
Meski demikian, perangkat masih memiliki slot kartu SIM fisik untuk pengguna yang ingin memakai paket data standar, namun slot ini hanya menerima SIM operator biasa dan tidak kompatibel dengan kartu SIM IoT.
Manajemen perangkat dan pembelian paket data dilakukan melalui aplikasi Huawei Smart Life. Aplikasi ini menampilkan paket data yang tersedia, penggunaan data saat ini, dan tanggal kedaluwarsa paket.
Huawei mengingatkan bahwa profil eSIM harus diperlakukan hati-hati: setelah layanan diaktifkan, nomor yang diberikan tidak dapat ditulis ulang ke perangkat.
Menghapus atau menonaktifkan data SIM akan mengakibatkan hilangnya nomor tersebut secara permanen.
Konektivitas dan Baterai
Spesifikasi nirkabel perangkat ini tergolong dasar. Hotspot hanya beroperasi pada pita Wi-Fi 2,4 GHz dan tidak mendukung pita 5 GHz.
Kecepatan transfer nirkabel maksimum teoretis mencapai 300Mbps.
Huawei mengklaim kecepatan unduh 30 persen lebih cepat dibandingkan Mobile WiFi 3, namun ketergantungan pada 2,4 GHz dapat menyebabkan gangguan di area dengan banyak sinyal Wi-Fi bersaing.
Meski demikian, perangkat ini mampu mendukung hingga 16 perangkat yang terhubung secara bersamaan.
Ditenagai baterai 2400mAh, hotspot ini dapat bertahan sekitar delapan hingga sembilan jam penggunaan terus-menerus dalam sekali pengisian daya.
Port USB Type-C digunakan untuk mengisi daya, sehingga kabelnya bisa berbagi dengan sebagian besar ponsel cerdas, tablet, dan laptop saat ini.
Sebagai informasi, Lenovo baru saja meluncurkan Legion LM50S portable Wi-Fi dengan Wi-Fi 6, 4G LTE, dan baterai hingga 12 jam, sementara ZTE memperkenalkan U15S 4G portable Wi-Fi dengan Wi-Fi 6 dan baterai 10.000mAh.