Apple akan segera mengumumkan iPhone lipat pertamanya dalam hitungan jam. Meski sempat disebut iPhone Ultra, bocoran terakhir menyebut perangkat ini mungkin bernama iPhone Duo.
Selain iPhone lipat, dua model Pro baru juga diharapkan hadir dengan trik kamera anyar, chip Apple A20 Pro, dan baterai lebih besar.
Berikut rangkuman ekspektasi sebelum acara 'Surprise and Shine' hari ini.
iPhone Ultra atau Duo?
Rumor tentang ponsel lipat Apple sudah berhembus lama.
Awalnya disebut iPhone Fold, lalu berubah menjadi iPhone Ultra, dan kini bocoran menit terakhir menyebut namanya bisa jadi iPhone Duo.
Terlepas dari nama, perangkat ini dikabarkan memiliki bodi lipat lebar dengan layar penutup LTPO OLED 5,49 inci berasio 4:3 ala paspor.
Layar tersebut memiliki punch-hole untuk kamera selfie.
Menariknya, iPhone lipat ini tidak akan memiliki Face ID sama sekali. Sebagai gantinya, Apple disebut menghadirkan kembali Touch ID yang tertanam di tombol daya sisi kanan.
Desainnya akan memadukan titanium dan aluminium.
Titanium dipakai untuk rangka dan bagian penahan tekanan seperti engsel, sementara aluminium untuk bagian lain agar pembuangan panas lebih baik.
Ketebalan perangkat ini kabarnya hanya 4,5 mm saat terbuka dan 9-9,5 mm saat tertutup. Tersedia dalam dua pilihan warna: putih dan biru tua.
Bintang utamanya adalah layar utama 7,76 inci dengan rasio 4:3 dan 'lipatan yang hampir tak terlihat'.
Lipatan minimal inilah yang membuat Apple menunggu lama sebelum meluncurkan ponsel lipat.
Layar tersebut kabarnya diproduksi Samsung dengan material luminescent M16 terbaru. Ada punch-hole di pojok untuk kamera selfie, dan rumor terakhir menyebut dukungan Apple Pencil.
Dapur pacunya mengandalkan chipset A20 Pro 2nm dengan RAM 12GB. Di bagian belakang, ada dua kamera 48MP dengan konfigurasi utama dan ultrawide.
Tidak adanya kamera telefoto cukup mencolok, mengingat kompetitor seperti Xiaomi sudah punya lipat gaya buku dengan telefoto 50MP.
Ponsel lipat ini juga tidak akan memiliki slot SIM fisik. Baterainya diperkirakan 5.500mAh, yang menjadi sel terbesar yang pernah dipasang di iPhone.
Soal harga, model dasar 256GB diperkirakan antara $2.000-$2.200, meski ada laporan Apple mungkin menyerap biaya memori tambahan dan meluncurkannya di $1.999.
Varian tertinggi 2TB kabarnya mencapai $3.000.
Sebagian besar rumor menunjukkan pasokan terbatas saat peluncuran. Pengiriman di AS dijadwalkan mulai Oktober, sementara pasar lain harus menunggu.
Apple kabarnya hanya akan menjual ponsel lipat ini di sejumlah pasar, termasuk China.
iPhone 18 Pro dan Pro Max
iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max akan membawa desain identik dengan pendahulunya, dengan beberapa perubahan hardware kecil.
Dari luar, ada warna baru, dengan Dark Cherry (Pantone 6076) sebagai 'warna hero' generasi ini.
Menariknya, pabrikan China seperti Xiaomi sudah lebih dulu menghadirkan ponsel merah tua di pasaran.
Warna baru lainnya untuk 18 Pro termasuk Light Blue (Pantone 2121) dan Dark Gray (Pantone 426C), sementara opsi keempat, Silver (Pantone 427C), tampak identik dengan iPhone 17 Pro saat ini.
Di luar warna baru, 18 Pro dan 18 Pro Max diperkirakan lebih tebal dan berat dari tahun lalu.
18 Pro Max kabarnya memiliki ketebalan 9mm dan berat 240 gram.
18 Pro Max juga mendapatkan susunan kamera yang lebih besar, karena Apple disebut akan menghadirkan aperture variabel untuk kamera utamanya.
Di bagian depan, kedua model Pro akan menampilkan Dynamic Island yang lebih sempit dengan hardware kamera TrueDepth yang dikemas di bawah layar.
Keduanya ditenagai chipset A20 Pro (2nm) dengan RAM 12GB.
Kedua ponsel juga mendapatkan baterai lebih besar.
iPhone 18 Pro kabarnya memiliki sel 4.288mAh pada versi eSIM-only, dan 4.056mAh pada versi SIM fisik.
Sementara 18 Pro Max diperkirakan membawa baterai 5.567mAh pada versi eSIM-only, dan 5.391mAh untuk model dengan SIM fisik.
Soal harga dan ketersediaan, beberapa rumor mengklaim seri 18 Pro bisa lebih mahal hingga $200 dari tahun lalu, dengan harga awal masing-masing $1.299 dan $1.399.
Yang lain memperkirakan kenaikan lebih konservatif sebesar $100, jadi masih harus dilihat.
Pre-order dijadwalkan mulai 12 September (Sabtu), sementara penjualan pertama dimulai Jumat, 18 September.