Samsung kembali memperbarui lini ponsel lipat premiumnya dengan Galaxy Z Fold 8. Berbeda dari pendahulunya, kali ini perusahaan asal Korea Selatan itu melakukan perubahan desain secara menyeluruh.
Mulai dari rasio layar, dimensi bodi, hingga teknologi baterai terbaru menjadi pembeda utama antara Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 7.
Lantas, apakah perubahan ini cukup membuat pengguna Fold 7 beralih?
Desain Galaxy Z Fold 8 Lebih Ergonomis
Dilansir dari Bloomberg News pada Kamis, 30 Juli 2026, Samsung menghadirkan desain yang lebih pendek dan lebih lebar pada Galaxy Z Fold 8.
Perubahan ini membuat layar depan terasa lebih nyaman digunakan seperti smartphone biasa.
Pengguna tidak perlu lagi beradaptasi dengan layar yang terlalu sempit seperti pada generasi sebelumnya.
Sementara itu, layar utama tetap berukuran 7,6 inci, tetapi kini mengusung rasio 4:3.
Rasio tersebut membuat pengalaman menggunakan perangkat semakin menyerupai tablet berukuran kecil. Mengutip laporan The Verge, rasio layar baru memberikan peningkatan signifikan dalam aktivitas sehari-hari.
Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing
Galaxy Z Fold 8 unggul dalam ergonomi dan rasio layar yang lebih mirip tablet.
Namun, bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan desain Z Fold 7, perubahan ini mungkin memerlukan adaptasi.
Z Fold 7 tetap menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan perangkat dengan desain lebih tinggi dan sempit. Keduanya menawarkan pengalaman multitasking yang mumpuni, namun dengan pendekatan berbeda.