Chief Executive Officer Qualcomm Inc., Cristiano Amon, mengatakan bahwa permintaan terhadap smartphone tetap kuat. Namun, lonjakan biaya produksi perangkat tersebut membuat pasar tetap tertekan.
Kenaikan biaya memori dan kendala pasokan telah berdampak negatif pada sektor ponsel. Hal itu disampaikan Amon dalam sebuah wawancara di Bloomberg Television.
>>> Oegroseno Penuhi Panggilan Kortas Tipikor, Ngaku Tak Tahu Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan
"Ada permintaan untuk membeli ponsel — hanya saja harga memori dan pasokannya yang menjadi kendala," kata Amon.
>>> Harga EA Sports FC 27 di Indonesia: Daftar Lengkap untuk PlayStation dan Steam
"Jadi, Anda harus mengantisipasi bahwa pasar akan terus tertekan."
>>> Harga Minyak Turun, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.057/US$
