unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Video Rekaman CCTV 2 Menit 14 Detik Penyiksaan Anak Livia Alimi Oleh Baby Sitter, Kini Dilaporkan ke Polisi
News

Video Rekaman CCTV 2 Menit 14 Detik Penyiksaan Anak Livia Alimi Oleh Baby Sitter, Kini Dilaporkan ke Polisi

Video Rekaman CCTV 2 Menit 14 Detik Penyiksaan Anak Livia Alimi Oleh Baby Sitter, Kini Dilaporkan ke Polisi
Ilustrasi video syur
A A Ukuran Teks16px

Video Rekaman CCTV 2 Menit 14 Detik Penyiksaan Anak Livia Alimi Oleh Baby Sitter, Kini Dilaporkan ke Polisi. Kasus Kekerasan Anak oleh Baby Sitter Kembali Terjadi: Livia Alimi Dilaporkan Orang Tua Jaden ke Polisi

Kasus kekerasan pada anak yang melibatkan seorang baby sitter kembali mencuat, kali ini menimpa pasangan Yisca Naftali dan Johansen. Kejadian ini mengundang perhatian publik setelah video rekaman CCTV memperlihatkan dengan jelas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh baby sitter bernama Livia Alimi terhadap anak pasangan tersebut, Jaden.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut terjadi pada tanggal 31 Januari 2025, dan baru terungkap ke publik setelah diunggah oleh Yisca Naftali melalui Instagram Story-nya. Rekaman CCTV menunjukkan Livia Alimi memukul Jaden menggunakan botol air mineral berukuran 1,5 liter dan melontarkan perkataan kasar kepada anak yang masih kecil tersebut.

Penyelidikan Terungkap Setelah Bukti Rekaman CCTV

Yisca Naftali tidak langsung percaya saat pertama kali menanyakan kepada Livia Alimi mengenai tuduhan pemukulan terhadap Jaden. Awalnya, Livia mengelak dan membantah tuduhan tersebut. Namun, setelah Yisca dan suaminya, Johansen, menunjukkan bukti rekaman CCTV yang jelas memperlihatkan tindakan kekerasan itu, Livia akhirnya mengakui perbuatannya.

Tindak kekerasan terhadap anak ini menjadi sorotan serius di media sosial, terutama di Instagram, di mana banyak warganet yang mengecam tindakan Livia. Akibat tindakan kekerasan tersebut, pasangan Yisca dan Johansen pun merasa tidak bisa tinggal diam. Mereka akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Pelaporan Ke Pihak Berwajib

Pada hari Senin, 3 Februari 2025, Yisca dan Johansen secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Utara. Melalui laporan tersebut, mereka berharap pihak kepolisian dapat memproses hukum pelaku dan memberikan keadilan bagi anak mereka, Jaden, yang menjadi korban kekerasan. Kasus ini tentunya juga menjadi pengingat pentingnya selektif dalam memilih orang yang akan merawat anak, terutama baby sitter yang seharusnya dipercaya sepenuhnya oleh orang tua.

Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya perlindungan anak, Yisca dan Johansen juga mengungkapkan identitas pelaku. Foto Livia Alimi pun dipublikasikan melalui akun media sosial mereka, sehingga lebih banyak orang bisa mengenal pelaku yang telah melakukan tindakan tidak terpuji tersebut.

Akun Instagram Pelaku Terungkap

Sebagai bagian dari upaya untuk memperingatkan orang lain, Yisca Naftali juga memposting akun Instagram milik Livia Alimi yang diketahui memiliki username @liviaaaaaaaaalimi. Dalam unggahannya, Yisca menunjukkan bahwa akun tersebut hanya memiliki 204 pengikut pada saat itu. Banyak warganet yang kemudian melontarkan kritik dan kecaman terhadap Livia Alimi, sementara pihak berwajib mulai melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus kekerasan terhadap anak ini tentu memberikan pelajaran penting bagi masyarakat, terutama bagi para orang tua yang mempercayakan pengasuhan anak-anak mereka kepada orang lain. Pentingnya pemilihan baby sitter yang terpercaya dan memiliki rekam jejak baik menjadi semakin jelas. Selain itu, dengan adanya teknologi seperti CCTV dan media sosial, para orang tua kini lebih mudah dalam melindungi anak-anak mereka dan mengungkapkan kejadian yang seharusnya tidak terjadi.

Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan, serta memberikan keadilan bagi Jaden dan keluarga Yisca Naftali.***

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru