Nama Bilal Hasan tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar MMA Indonesia.
Petarung berdarah Indonesia ini baru saja mencuri perhatian di ajang Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Week 1.
>>> Mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji, Arsitek Pertumbuhan Ekonomi, Wafat di Usia 97
Bilal menghentikan perlawanan Mridul Saikia hanya dalam 45 detik pada pertarungan kelas flyweight di Meta APEX, Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa malam, 11 Agustus 2026 waktu setempat.
Ia membuka laga dengan tendangan, lalu melepaskan pukulan kanan yang menjatuhkan lawannya. Wasit Herb Dean menghentikan pertandingan pada detik ke-45 ronde pertama.
Hasil resmi mencatat Bilal menang technical knockout (TKO) melalui pukulan.
Penampilan singkat itu cukup untuk meyakinkan Dana White, dan Bilal menjadi salah satu dari empat petarung yang mendapatkan kontrak UFC pada episode perdana musim ke-10.
Favorit Taruhan Terbesar dalam Sejarah DWCS
Menariknya, Bilal datang ke pertarungan tersebut bukan sebagai petarung yang diremehkan.
Ia justru tercatat sebagai favorit taruhan terbesar dalam sejarah DWCS, dengan angka sekitar -5000 menurut laporan MMA Fighting.
>>> Atasi Banjir, PUPR Depok Normalisasi Kali Pesanggrahan 400 Meter
Tekanan besar itu tidak terlihat dalam pertarungan. Bilal tampil agresif sejak awal dan menyelesaikan laga sebelum pertandingan benar-benar berkembang.
Seusai pertarungan, Bilal menggambarkan tekanan tersebut sebagai sebuah kehormatan. "The pressure is just truly a privilege," ujarnya.
Asal dan Latar Belakang Bilal Hasan
Bilal Alakai Hasan lahir di Oahu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 16 Juli 2001. Ia memiliki tinggi sekitar 170 cm dan bertarung di kelas flyweight.
Meski lahir di Amerika, hubungan Bilal dengan Indonesia cukup kuat.
Kedua orang tuanya berasal dari Indonesia, dan Bilal mengaku sejak kecil sudah dekat dengan bahasa serta makanan Indonesia.
>>> Ibu Korban Berteriak, Aksi Cabul Penjual Kupat Sayur di Pandeglang Terbongkar
Ia bahkan pernah berkunjung ke Indonesia pada 2017.
