Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok memulai normalisasi Kali Pesanggrahan.
Langkah ini untuk mengatasi banjir yang melanda wilayah Cipayung dan Pasir Putih selama empat tahun terakhir.
>>> Profil PT GNI: Pemilik dan Bidang Usaha di Tengah PHK 1.900 Karyawan
Berdasarkan pantauan Poskota pada Rabu, 12 Agustus 2026, alat berat terlihat dikerahkan untuk mengangkut sampah yang menyumbat aliran sungai.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan penanganan tahap awal difokuskan pada normalisasi sungai sepanjang kurang lebih 400 meter.
Selain itu, trase sungai akan dibentuk kembali agar lebih lurus dan memiliki penampang yang lebih optimal.
Lebar Kali Pesanggrahan saat ini bervariasi antara 4,5 hingga 12,5 meter. Rencananya, lebar sungai akan ditata menjadi sekitar 10 meter agar kapasitas aliran air bertambah.
>>> 56 Hari Intervensi Stunting, Pemkot Tangsel Libatkan 6 Puskesmas
Dengan penataan tersebut, debit air yang dapat mengalir diharapkan semakin besar. Hal ini diharapkan mampu mengurangi genangan di area jalan maupun jembatan yang selama ini terdampak.
Yodi menambahkan, penanganan akan dilanjutkan hingga ke titik jembatan yang terdampak. Dengan demikian, fungsi Kali Pesanggrahan dapat kembali optimal.
Sementara itu, Ketua RT 04/08 Bulak Barat Kelurahan Cipayung, Effendi, menyebut jembatan penghubung di atas Kali Pesanggrahan belum bisa digunakan.
>>> 5 HP Rp1 Jutaan Terbaik 2026: Performa Kencang dan Baterai Awet
Akses baru bisa dilalui setelah lumpur disingkirkan.

