Pameran internasional Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Expo Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Agustus 2026.
Acara ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Jumat, 14 Agustus 2026.
>>> Kisah Kimani Maruge, Kakek 84 Tahun yang Kembali ke Sekolah demi Bisa Membaca Alkitab
Sebagai platform B2B, EDRR Indonesia 2026 menampilkan solusi teknologi masa depan, peralatan mutakhir, dan sistem manajemen keselamatan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana global.
Lebih dari 80 perusahaan dari dalam dan luar negeri berpartisipasi, memamerkan inovasi serta solusi terbaru di bidang pencegahan dan mitigasi bencana.
Aksi Nyata untuk Peringatan Dini
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menekankan pentingnya aksi nyata dari teknologi dan sistem peringatan dini yang ada.
"Bangsa Indonesia hidup berdampingan dengan bencana, di mana terdapat hampir 5.000 bencana setiap tahunnya.
Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk memperkuat Aksi Merespons Peringatan Dini," ujarnya.
>>> Profil Bilal Hasan, Petarung Indonesia yang Menang 45 Detik di DWCS UFC
Ia menegaskan bahwa peringatan dini hanya bermakna jika diikuti dengan aksi dini.
"Jangan sampai teknologi canggih hanya berhenti di ruang kendali, informasi harus menjadi aksi yang menyelamatkan warga," tambah Pratikno.
Pratikno juga menyoroti target besar Indonesia dalam industri kebencanaan global.
"Target kita jelas: Indonesia menjadi Center of Excellence teknologi kebencanaan dunia, bukan hanya laboratorium bencana apalagi supermarket bencana," tegasnya.
Ia mengajak mitra dan investor internasional untuk bekerja sama dalam alih teknologi, riset bersama, dan investasi langsung.
>>> Putin Ancang Balas Penyitaan Kapal Dagang Rusia oleh Barat
Vice President SIEC – CPIT Shanghai, Fiona Bai, menambahkan pentingnya kerja sama internasional dan pertukaran teknologi pintar untuk ketahanan kawasan.
