PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat.
>>> Profil Keluarga Yukie PAS Band: Sosok Istri dan Anak Sang Vokalis
Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak.
Bantuan Tahap Awal dan Wilayah Penyaluran
Pada tahap awal, BNI Berbagi menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa air mineral, beras, mie instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, serta peralatan dapur.
Bantuan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah, meliputi Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak.
Okki menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bantuan tahap awal BNI.
Pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk menentukan dukungan lanjutan yang paling dibutuhkan masyarakat.
>>> Harga Tiket Wisata Spesial HUT RI ke-81 di Jakarta dan Bogor, Dufan Rp181 Ribu
Menurutnya, penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal.
Pihaknya akan melanjutkan pemberian bantuan secara bertahap sesuai kebutuhan prioritas di wilayah terdampak.
Dukungan BNI tersebut merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia untuk mendukung penanganan dampak bencana secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Layanan BNI Tetap Beroperasi
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, BNI memastikan keberlangsungan layanan perbankan di wilayah terdampak tetap terjaga dengan mengutamakan keselamatan pegawai dan nasabah.
Dari 25 outlet BNI di area Ende dan Maumere, 24 di antaranya tetap beroperasi.
>>> BNI Dukung Korban Gempa Flores dengan Bantuan dan Layanan Bank
Cabang KCP Borong belum beroperasi, karena retakan pada bangunan memerlukan perbaikan.
