unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Panduan Lengkap Membuat Akun SSCASN untuk Sekolah Kedinasan 2026
News

Panduan Lengkap Membuat Akun SSCASN untuk Sekolah Kedinasan 2026

Cara buat akun SSCASN untuk daftar sekolah kedinasan 2026
A A Ukuran Teks16px

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka pada Selasa, 18 Agustus 2026. Calon lulusan SMA/MA sederajat yang berminat perlu membuat akun SSCASN terlebih dahulu.

Tahun ini, 30 sekolah kedinasan di bawah 9 kementerian dan lembaga membuka pendaftaran. Total kuota mencapai 4.000 formasi, dengan IPDN menyediakan formasi terbanyak.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang menggunakan portal dikdin. bkn.

go. id, pendaftaran tahun ini dilakukan melalui portal SSCASN BKN.

Calon peserta wajib memiliki akun untuk mendaftar.

Cara Buat Akun SSCASN

Berikut langkah-langkah membuat akun SSCASN untuk mendaftar Sekolah Kedinasan 2026.

Kunjungi laman resmi SSCASN di https://sscasn. bkn.

go. id.

Pada halaman utama, klik "Buat Akun".

Isi data yang diminta seperti NIK, Nomor KK, nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, kabupaten/kota tempat KTP diterbitkan, nomor HP, dan email aktif.

Masukkan kode CAPTCHA, lalu tekan "Lanjutkan".

Di halaman berikutnya, lengkapi data tambahan seperti alamat email, nama sesuai ijazah, tempat lahir sesuai KTP, kabupaten/kota lahir sesuai ijazah, tanggal lahir sesuai ijazah, dan jenis kelamin.

Unggah scan KTP dalam format JPG/JPEG dengan ukuran maksimal 200 KB. Kemudian, ambil swafoto langsung melalui sistem dan klik "Simpan Foto" jika hasilnya sesuai.

Buat password yang aman, pilih pertanyaan pengaman, dan jawab pertanyaan tersebut. Pastikan semua data benar, lalu pilih "Lanjutkan".

Sistem akan meminta konfirmasi. Jika sudah yakin, pilih "Iya" untuk melanjutkan.

Halaman akan menampilkan konfirmasi untuk mencetak Informasi Pendaftaran Akun SSCASN sebagai bukti.

Syarat Daftar Sekolah Kedinasan IPDN

IPDN membuka 1.410 formasi, terbanyak di antara sekolah kedinasan lainnya. Berikut persyaratan yang tercantum dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 800.1.2.2/5875/SJ.

Syarat umum: WNI, berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun, tinggi badan pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

Syarat administrasi: memiliki ijazah SMA/MA dengan nilai rata-rata 73.00, khusus provinsi Papua minimal 65.00. Bukan lulusan SMK atau Paket C.

Jika ijazah dari luar negeri, harus disahkan dengan surat pernyataan/persamaan.

Bagi lulusan 2026 yang belum memiliki ijazah, bisa menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang mencantumkan nilai akhir kelas 12 dan ditandatangani kepala sekolah serta dicap basah.

Nilai Bahasa Inggris minimal 75.00, kecuali untuk lulusan provinsi Papua.

Pendaftar harus berdomisili minimal 1 tahun di kabupaten/kota tempat mendaftar, dibuktikan dengan KK dan KTP atau KIA.

Jika domisili kurang dari 1 tahun, tetap bisa mendaftar dengan syarat: bersekolah di kabupaten/kota tersebut, orang tua kandung berasal dari sana, atau orang tua bertugas di sana.

Pendaftar Orang Asli Papua (OAP) wajib melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani ketua atau anggota Majelis Rakyat Papua dan dicap basah.

Siapkan Pakta Integritas 2026 yang bisa diunduh di spcp. ipdn.

ac.

id, memiliki email aktif, dan pasfoto berwarna ukuran 4x6 cm dengan latar merah, menghadap depan, tanpa kacamata, dan mengenakan kemeja putih lengan panjang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru