unique visitors counter
⌂ Beranda › News › KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Polisi Kerahkan Brimob
News

KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Polisi Kerahkan Brimob

Ilustrasi aksi KKB di Papua
Polisi Tangkap Perempuan Ciamis Diduga Sebar Hoaks Ajakan Demo Turunkan Prabowo
A A Ukuran Teks16px

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga kembali beraksi di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Kapolres Mimika, AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, mengungkapkan bahwa belasan warga disandera ke hutan.

Seorang ibu tewas ditembak setelah menolak ikut dengan kelompok tersebut.

"Dua orang menolak ikut dibawa KKB. Informasinya, ibunya tewas ditembak, sedangkan anaknya dibuang ke jurang.

Sementara sembilan perempuan lainnya dibawa ke hutan," kata Alfredo saat dikonfirmasi, Kamis, 20 Agustus 2026.

Identitas Korban

Korban tewas diketahui bernama Neregingget Magai, 48 tahun.

Anaknya, Inkolung Aim, selamat meski mengalami patah kaki setelah dilempar ke jurang.

Sembilan perempuan yang disandera terdiri dari anak-anak hingga dewasa, beberapa masih pelajar SD dan satu sedang hamil muda.

Mereka adalah Nemerina Wamanf (17, hamil muda), Alin Mesawarol, Nopi Aim, Opinte Mesawaro, Yotina Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18), Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

Kendala Geografis

Polisi menerjunkan personel Brimob dan tim Penegakan Hukum (Gakkum) untuk investigasi dan olah TKP.

Mereka juga berkoordinasi dengan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) dan Polres Mimika.

"Kami sudah menerjunkan anggota Brimob dan enam anggota Gakkum. Besok akan ditambah empat personel, sehingga sekitar 20 personel berada di sana," ujarnya.

Namun, akses ke lokasi sulit dan hanya bisa ditempuh dengan transportasi udara.

"Pergeseran personel berkaitan dengan penerbangan. Hari ini kami baru mengirim personel menggunakan helikopter," ucapnya.

Profiling Pelaku

Polisi masih mendalami identitas dan jaringan kelompok bersenjata yang bertanggung jawab.

Belum dapat dipastikan apakah pelaku merupakan kelompok yang sama dengan penyerang Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS milik PT Freeport Indonesia di Jila pada 17 Agustus 2026, yang menewaskan satu prajurit TNI dan melukai dua lainnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru