unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Korea Uji Coba Robot Patroli AI untuk Jaga Istana Bersejarah
Lifestyle

Korea Uji Coba Robot Patroli AI untuk Jaga Istana Bersejarah

Korea Uji Coba Robot Patroli AI untuk Jaga Istana Bersejarah
Korea Uji Coba Robot Patroli AI untuk Jaga Istana Bersejarah
A A Ukuran Teks16px

Korea Selatan mulai memanfaatkan kecerdasan buatan dan robotika untuk melindungi warisan budaya berusia ratusan tahun dari ancaman fisik dan bahaya lingkungan.

Royal Palaces and Tombs Center di bawah Royal Heritage Administration mengumumkan uji coba robot patroli AI otonom di sejumlah situs bersejarah utama.

>>> Kulit Terlihat Lebih Tua Setelah Musim Panas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Setelah uji coba singkat dua bulan di Changdeok Palace, pengujian diperluas ke Deoksu Palace dan Seooreung Royal Tombs hingga November.

Program percontohan selama empat bulan ini menguji bagaimana desain robot yang berbeda menavigasi medan yang beragam dan rumit di kawasan kerajaan Korea.

Robot otonom ini akan berpatroli di rute yang telah ditentukan menggunakan sensor light detection and ranging (LiDAR) dan AI berbasis visi untuk memantau kondisi situs serta membantu petugas keamanan manusia.

Meningkatnya urgensi perlindungan

Langkah ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperkuat struktur bersejarah yang rentan terhadap kerusakan permanen.

Melindungi istana kayu dan monumen batu telah lama menjadi tantangan kompleks bagi pengelola warisan budaya.

Pada 2008, Korea mengalami bencana budaya ketika seorang pembakar membakar Sungnyemun, gerbang kayu ikonik di Seoul, yang mengurangi harta nasional berusia 600 tahun menjadi abu.

Baru-baru ini, aksi vandalisme seperti corat-coret di dinding batu bersejarah Gyeongbok Palace menunjukkan betapa cepatnya landmark budaya dirusak meskipun ada kamera pengawas konvensional.

>>> Regatta Naga Internasional Meriahkan Sungai Suyeong Busan

Desain robot yang disesuaikan

Untuk menyesuaikan dengan topografi yang berbeda, otoritas menerapkan model robot yang berbeda.

Robot roda empat akan menjelajahi halaman beraspal yang relatif datar di Deoksu Palace di pusat Seoul.

Sementara itu, robot berkaki dua akan melintasi jalur tidak rata, jalan setapak tanpa paving, dan tanjakan curam di Seooreung, kompleks hutan luas yang menampung makam kerajaan di Goyang, barat laut ibu kota.

📰 Update Terbaru
stikibot