Mark Ruffalo memberikan respons keras terhadap Paramount setelah studio itu menyebutnya antisemit. Tuduhan itu muncul setelah ia mengkritik keluarga Ellison yang disebut mendukung serangan Israel ke Gaza.
Dalam unggahan di media sosial, Minggu (23/8), Ruffalo menyebut tuduhan tersebut 'sangatlah mengerikan dan pada dasarnya tidak jujur'.
>>> Sinopsis The Man from Toronto, Film Kevin Hart Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
Ia menegaskan bahwa mengkritik tindakan Israel tidak sama dengan membenci orang Yahudi.
Ruffalo juga menyampaikan bahwa pandangannya berasal dari keyakinan politik pribadi. Ia menambahkan bahwa ia sangat menghormati dan mencintai orang-orang Yahudi di sekitarnya.
Kritik Terhadap Merger Paramount dan Warner Bros
Aktor pemeran Hulk ini dikenal vokal menentang merger antara Paramount dan Warner Bros. Discovery.
>>> Sekuel Niu Lai Berjudul Yang Gao, Sutradara Janji Produksi Lebih Cepat
Ia bahkan merasa sudah masuk daftar hitam studio karena aktivismenya.
Ruffalo menyamakan Larry Ellison, ayah CEO Paramount Skydance David Ellison, dengan 'oligarki klasik'. Ia memperingatkan dampak merger senilai US$111 miliar terhadap kebebasan redaksional dan ribuan keluarga.
Sebelumnya, Paramount mengeluarkan pernyataan yang menyebut 'terganggu ketika kiasan antisemitis digunakan dalam konteks perselisihan bisnis'. Mereka juga menolak tuduhan genosida dan apartheid yang dikaitkan dengan transaksi perusahaan.
>>> Jennie BLACKPINK Rilis Album Mini Fallen Angel 27 Agustus
Ruffalo juga menyinggung bahwa banyak orang takut menandatangani surat terbuka yang mengecam merger. Namun, ia menilai keberanian itu menular dan semakin banyak yang berani bersuara.