unique visitors counter
⌂ Beranda News Warga Haiti Tuntut Jawaban Usai Geng Tewaskan 47 Orang dan Culik Puluhan
News

Warga Haiti Tuntut Jawaban Usai Geng Tewaskan 47 Orang dan Culik Puluhan

Warga Haiti Tuntut Jawaban Usai Geng Tewaskan 47 Orang dan Culik Puluhan
Warga Haiti Tuntut Jawaban Usai Geng Tewaskan 47 Orang dan Culik Puluhan
A A Ukuran Teks16px

PORT-AU-PRINCE, Haiti — Polisi Nasional Haiti menghadapi kritik yang semakin tajam pada Kamis atas kegagalan mencegah serangan geng yang menewaskan 47 orang dan menculik lebih dari 50 orang.

Juru bicara polisi Garry Desrosiers hanya menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan dalam konferensi pers Kamis, beberapa hari setelah geng menyerang Kenscoff, komunitas pertanian yang dulunya damai di perbukitan dekat Port-au-Prince.

>>> ICE Gelontorkan Rp 270 Miliar untuk Beli 6.000 Pasang Sarung Tangan Setrum

Ketika ditanya rencana polisi untuk menyelamatkan para sandera, Desrosiers mengatakan dia tidak bisa menjawab pertanyaan itu di depan publik.

"Kami tidak bisa membicarakan rencana apa pun," katanya.

Salah satu pemimpin geng mengancam akan mengeksekusi semua sandera jika ada anggota geng yang tewas saat polisi berupaya mengamankan Kenscoff.

Desrosiers menyampaikan belasungkawa kepada semua yang terkena dampak serangan kekerasan yang dilancarkan Minggu malam.

Ledakan kekerasan baru membuat warga Haiti kehilangan tempat tinggal

Lebih dari 2.600 orang mengungsi, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB, dan kemarahan serta frustrasi semakin meningkat.

Desrosiers mengatakan polisi sedang berupaya membantu mereka kembali ke rumah, tetapi dia tidak memberikan perincian.

Seorang wartawan mempertanyakan apakah ada intelijen yang dikumpulkan sebelum serangan, dan Desrosiers menjawab bahwa pihak berwenang telah bekerja untuk mengumpulkan intelijen.

Dia menambahkan bahwa polisi mengetahui satu pemimpin geng mengancam akan menyerang Tabarre, lingkungan di Port-au-Prince tempat kedutaan AS berada.

"Saya tidak dalam posisi untuk memberikan informasi terperinci," kata Desrosiers.

Vladimir Paraison, kepala Polisi Nasional Haiti, tidak hadir dalam konferensi pers.

Dia baru-baru ini membela langkah keamanan di Kenscoff dan mengatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengungkap kebenaran tentang serangan itu, "apakah karena komplotan atau kelalaian."

📰 Update Terbaru