NASA berhasil meluncurkan Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman pada Minggu pagi dari Kennedy Space Center, Florida.
Roket Falcon Heavy milik SpaceX membawa teleskop senilai $4,3 miliar ini untuk memulai misi menjelajahi planet di sekitar bintang lain, energi gelap, dan sudut alam semesta yang belum pernah terlihat.
>>> Feri di Siprus Utara Terbalik, 6 Tewas dan 172 Penumpang Diselamatkan
Teleskop seukuran bus ini dinamai mendiang Nancy Grace Roman, kepala astronom pertama NASA.
Roman akan menempuh perjalanan lebih dari tiga bulan menuju titik observasi yang berjarak 1,6 juta kilometer dari Bumi, tempat Teleskop Webb juga berada.
Dengan bidang pandang lebih dari 100 kali lebih lebar daripada Teleskop Hubble, Roman diharapkan mampu menemukan ribuan supernova, puluhan ribu planet, miliaran galaksi, dan puluhan miliar bintang.
"Ini akan melakukan hal-hal yang belum pernah bisa kita lakukan sebelumnya," kata Nicky Fox, direktur misi sains NASA.
Misi Utama dan Kolaborasi
Roman akan bergabung dengan Teleskop Hubble dan Webb, serta wahana Euclid milik Badan Antariksa Eropa dan Observatorium Vera C.
Rubin di Chili.
Keempatnya akan bekerja sama mengungkap rahasia terbesar alam semesta, termasuk materi gelap dan energi gelap yang membentuk sebagian besar kosmos.
Dengan kamera inframerah bidang lebar yang sensitivitasnya setara Hubble namun 1.000 kali lebih cepat, Roman juga dilengkapi instrumen untuk memblokir cahaya bintang.
>>> Siti Badriah Bantah Isu Krisjiana Selingkuh dengan Lawan Main
Alat ini memungkinkan pengamatan langsung terhadap planet-planet redup yang mengorbit bintang.
Menurut Julie McEnery, ilmuwan proyek senior, pengamatan Bulan oleh Roman selama sebulan akan memakan waktu seabad jika dilakukan Hubble.
Roman juga akan memindai tonjolan galaksi Bima Sakti untuk memberikan pandangan terdalam ke pusat galaksi kita.