unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Serang Peluncur Roket Iran di Selat Hormuz, Aksi Militer Pertama dalam Sebulan
News

AS Serang Peluncur Roket Iran di Selat Hormuz, Aksi Militer Pertama dalam Sebulan

AS Serang Peluncur Roket Iran di Selat Hormuz, Aksi Militer Pertama dalam Sebulan
AS Serang Peluncur Roket Iran di Selat Hormuz, Aksi Militer Pertama dalam Sebulan
A A Ukuran Teks16px

Pasukan Amerika Serikat menyerang peluncur roket Iran di Selat Hormuz pada Minggu (31/8).

Ini merupakan aksi militer pertama dalam sebulan, mengakhiri jeda pertempuran dalam perang yang telah berlangsung lebih dari enam bulan.

>>> Warga Depok Dukung LPG 3 Kg Berbasis Desil, Minta Pengawasan Diperketat

Iran dengan cepat berjanji akan membalas apa yang mereka sebut serangan mematikan tersebut.

Pasukan Korps Garda Revolusi terlihat bersiap meluncurkan roket dengan ranjau laut ke selat, menurut Juru Bicara Komando Pusat AS, Tim Hawkins.

Militer AS pekan lalu menyelesaikan pembersihan ranjau laut dari jalur pelayaran internasional di selat tersebut. Media semi-resmi Iran melaporkan suara ledakan di dekat Pulau Larak di selat.

Garda Revolusi dalam pernyataan yang disiarkan televisi negara Iran menyebutkan "kesyahidan dan cedera beberapa pejuang dan rekan senegara kami."

Kembalinya konflik terbuka akan berbahaya bagi kawasan, di mana Iran telah menargetkan pangkalan militer AS dan infrastruktur di negara-negara Teluk sejak perang dimulai pada 28 Februari.

Serangan Terakhir dan Jeda

Terakhir kali militer AS mengonfirmasi penargetan Iran adalah pada 29 Juli, ketika mengumumkan "gelombang serangan berat" terhadap puluhan target Garda Revolusi termasuk situs pengawasan pantai dan pertahanan.

Pada 1 Agustus, Presiden Donald Trump mengatakan akan memerintahkan militer untuk menahan serangan baru atas desakan sekutu Teluk, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Serangan Minggu terjadi beberapa hari setelah pemerintahan Trump mengatakan akan beralih fokus pada peningkatan tekanan ekonomi, daripada aksi militer, untuk mencoba mengakhiri perang dengan Iran.

Strategi yang berubah ini berpusat pada ancaman untuk menghukum negara atau entitas mana pun yang terus berbisnis dengan Teheran.

📰 Update Terbaru