unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Klaim Kharg Island Dihancurkan, Tanpa Beri Detail
News

Trump Klaim Kharg Island Dihancurkan, Tanpa Beri Detail

Trump Klaim Kharg Island Dihancurkan, Tanpa Beri Detail
Trump Klaim Kharg Island Dihancurkan, Tanpa Beri Detail
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Kharg Island, pusat energi Iran, sedang dihancurkan lebur.

Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan media sosial pada Minggu, disertai video yang diduga dibuat dengan kecerdasan buatan.

>>> Aman dan Nyaman: Panduan Lengkap Naik Motor di Cuaca Panas

Dalam unggahannya, Trump menulis, "Kharg Island being blown to smithereens!!!" tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Klaim ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran.

Tidak Ada Bukti Serangan

Hingga saat ini, tidak ada bukti independen yang menunjukkan bahwa Kharg Island sedang diserang.

Gedung Putih dan Departemen Pertahanan AS belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar dari Reuters.

Media Iran juga belum menanggapi pernyataan Trump.

Analisis awal menunjukkan bahwa video yang diunggah kemungkinan besar adalah hasil manipulasi AI, berdasarkan perangkat lunak pendeteksi konten sintetis.

Kharg Island memegang peranan penting dalam ekspor minyak Iran, menangani sekitar 90 persen ekspor minyak sebelum perang dimulai pada 28 Februari.

Serangan terhadap pulau ini akan mengganggu perdagangan energi dan memberi tekanan besar pada ekonomi Iran.

Serangan Balasan dan Sanksi

Sebelumnya, AS melancarkan serangan terhadap peluncur roket di Pulau Larak, sekitar 660 km timur Kharg. Sebagai balasan, Iran menyerang dua pangkalan AS di Yordania dengan rudal balistik.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan bahwa sanksi sekunder baru akan diumumkan setiap minggu untuk menekan Iran, dengan fokus awal pada sektor perbankan.

"Kami mulai dengan bank-bank, dan kami memberi tahu mereka bahwa tidak boleh memiliki uang Iran atau membantu rezim," kata Bessent.

Setelah menjatuhkan sanksi pada cabang Bank Misr di Uni Emirat Arab, langkah berikutnya mungkin memutus akses institusi keuangan dari sistem berbasis dolar.

📰 Update Terbaru