unique visitors counter
⌂ Beranda News 1 September, Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Naik ke Rp15.000
News

1 September, Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Naik ke Rp15.000

1 September, Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Naik ke Rp15.000
A A Ukuran Teks16px

Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif baru layanan bus Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp15.000 per penumpang.

Tarif tersebut mulai berlaku resmi pada 1 September 2026 setelah melalui masa sosialisasi selama satu bulan.

>>> Kasus Ebola di Kongo Tembus 6.000, Wabah Terbesar dalam Sejarah

Penetapan tarif ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 685 Tahun 2026 yang ditandatangani Gubernur DKI Jakarta pada 31 Juli 2026.

Sebelumnya, selama masa uji coba, penumpang hanya membayar Rp3.500 untuk rute yang sama.

Bahkan, pada jam tertentu di sejumlah rute seperti Kalideres, tarifnya sempat berada di angka Rp2.000.

Dari Tarif Uji Coba Menjadi Tarif Komersial

Lonjakan dari Rp3.500 menjadi Rp15.000 memang cukup besar, lebih dari empat kali lipat.

Namun, tarif masa uji coba biasanya tidak bisa dijadikan patokan permanen.

>>> Taiwan Sebut China Makin Tak Terduga dan Perketat Kontrol Udara-Laut

Layanan transportasi yang masih dalam tahap pengujian menggunakan tarif khusus untuk menarik minat masyarakat sekaligus mengukur pola perjalanan penumpang.

Pemprov DKI menilai tarif Rp15.000 masih tergolong terjangkau dan kompetitif dibandingkan pilihan transportasi publik lainnya menuju bandara.

Penumpang tidak hanya membayar perjalanan dari satu titik ke titik lain, tetapi mendapatkan layanan langsung menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta tanpa berganti kendaraan berkali-kali.

Apakah Rp15.000 Kemahalan?

Bagi penumpang yang terbiasa membayar Rp3.500, tarif baru ini tentu terasa mahal.

Kenaikannya bukan sedikit, sehingga wajar jika sebagian pengguna mempertanyakan apakah harga tersebut masih ramah bagi masyarakat.

>>> SK Kepengurusan PPP Pandeglang Diserahkan ke KPU dan Kesbangpol

Namun, jika dibandingkan dengan ongkos perjalanan ke bandara menggunakan kendaraan pribadi, taksi, atau layanan transportasi online, Rp15.000 masih bisa dianggap ekonomis.

📰 Update Terbaru