Raja Lee Bang Won didorong oleh ayahnya, Yi Seong Gye (Lee Sung Min), yang menyarankan agar ia menyingkirkan seluruh penghalang yang ada, termasuk keluarga Ratu Wongyeong. Kesempatan itu akhirnya datang saat raja mendapatkan informasi tentang sejumlah pejabat yang terlibat dalam kasus korupsi. Raja memerintahkan adik-adik Ratu Wongyeong untuk menyelidiki dan mengungkap siapa saja yang bersalah. Namun, yang mengejutkan adalah keputusan raja untuk mengampuni mereka setelah para pejabat tersebut berhasil ditemukan bersalah. Tidak hanya mengampuni, raja juga membebaskan mereka dari hukuman, dengan tujuan agar mereka bisa membalas dendam kepada keluarga ratu.
Langkah ini semakin memperburuk hubungan antara Ratu Wongyeong dan Raja Lee Bang Won. Tak hanya itu, raja yang sebelumnya mendukung keluarga ratu, kini malah bersikap sebaliknya, dengan membiarkan adik-adik ratu dihukum dengan eksekusi bunuh diri, menjadikan kondisi semakin buruk bagi Ratu Wongyeong dan takhtanya.
2. Chae Ryeong Dibuang dari Istana oleh Ratu dan Ditinggalkan oleh Raja
Chae Ryeong (Lee E Dam) memulai perannya sebagai pelayan setia Ratu Wongyeong. Namun, seiring berjalannya cerita, ia berpindah hati dan menjadi selir raja. Awalnya, Chae Ryeong terlihat seperti sosok yang setia dan berada di pihak ratu, namun ternyata ia berkhianat dengan berbagai tindakan yang merugikan. Setelah berhasil merebut perhatian Raja Lee Bang Won, ia mulai memata-matai keluarga ratu dan bahkan memperburuk hubungan dengan wanita-wanita istana lainnya.
Namun, tak ada yang abadi dalam dunia istana. Chae Ryeong yang merasa semakin berkuasa, berani menentang selir lainnya yang memiliki peringkat lebih tinggi. Perbuatannya yang dianggap sebagai pengkhianatan membuat Ratu Wongyeong geram dan memutuskan untuk mengusirnya dari istana. Keputusan ini mengejutkan seluruh penghuni istana, mengingat Chae Ryeong adalah selir favorit raja. Yang lebih mengejutkan lagi adalah sikap Raja Lee Bang Won yang sebelumnya sangat bergantung pada Chae Ryeong, namun kali ini justru membiarkan selirnya itu dikeluarkan dari istana tanpa ada upaya untuk membelanya. Tindakan ini memperlihatkan betapa rapuhnya posisi Chae Ryeong di dunia istana, meski ia sempat menikmati kekuasaan yang besar.
3. Pandangan Berbeda Putra Mahkota dengan Sang Ratu