unique visitors counter
⌂ Beranda News Siapa Anak dan Suami NH? Pelaku Arisan Fiktif di Surabaya yang Membawa Kabur Rp800 Juta, Benarkah Kini Pamer Hidup Mewah?

Siapa Anak dan Suami NH? Pelaku Arisan Fiktif di Surabaya yang Membawa Kabur Rp800 Juta, Benarkah Kini Pamer Hidup Mewah?

Siapa Anak dan Suami NH? Pelaku Arisan Fiktif di Surabaya yang Membawa Kabur Rp800 Juta, Benarkah Kini Pamer Hidup Mewah?
ilustrasi • pixabay
A A Ukuran Teks16px

"NH ini membuka arisan sejak tahun 2023. Anggotanya berasal dari teman ke teman, hingga akhirnya bisa mencapai 90 orang," ungkap Mega, saat ditemui usai melaporkan kasus ini ke Polda Jatim.
Menghilang Setelah Dana Terkumpul

Selama kurang lebih satu tahun, skema ini berjalan lancar. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak peserta mulai merasakan kejanggalan. Dana yang seharusnya dicairkan tak kunjung diterima, dan NH mulai menghindari komunikasi dengan para anggota arisan.

Saat para korban berusaha menghubungi dan mendatangi rumah NH, mereka tak lagi bisa menemukannya. NH seolah menghilang begitu saja tanpa jejak.

IN2

"Kami sudah mencoba menghubungi pelaku dan bahkan mendatangi rumahnya, tapi hasilnya nihil. Dia seperti menghilang tanpa jejak," keluh Mega.
Pamer Hidup Mewah di Media Sosial

Yang semakin membuat korban geram adalah fakta bahwa NH masih aktif di media sosial, terutama di akun TikTok-nya, Quenskin_002. Dalam berbagai unggahannya, NH tampak menikmati perjalanan ke luar negeri, berbelanja barang mewah, dan menjalani gaya hidup glamor.

Melihat aksi NH yang seolah tak merasa bersalah, para korban pun semakin tak bisa menahan emosi. Mereka merasa telah ditipu habis-habisan oleh seseorang yang selama ini mereka percayai.

in2

"Kami sudah berulang kali mendatangi rumahnya, tapi dia seperti lenyap. Sementara itu, di TikTok, dia masih aktif memamerkan liburan ke luar negeri," tutur Mega.
Laporan Resmi ke Polda Jawa Timur

Baca juga: TERUNGKAP! Pengertian Autoclave Fenomena Tabung Raksasa di Ring Road Utara, yang Kini Viral di Media Sosial

Karena tak kunjung mendapat kejelasan, para korban akhirnya melaporkan NH ke pihak berwajib. Mereka berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dan menangkap NH agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami semakin geram melihat aktivitas NH yang sering bepergian ke luar negeri, sementara kami yang menjadi korban malah menderita kerugian besar. Karena itu, kami sepakat untuk melaporkan kasus ini ke Polda Jatim," tegas Mega.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami laporan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Para korban berharap NH segera ditangkap dan diadili agar tidak ada lagi yang tertipu dengan modus serupa di masa depan.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata Editor:: Maria Renata
📰 Update Terbaru