Profil Tampang MS Petinju yang Onani di Depan Bocah SD di Jaksel, lengkap: Umur, Agama dan Akun IG Kini Terancam 10 Tahun Penjara. Aksi Ekshibisionisme di Jakarta Selatan: Pelaku Ditangkap, Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara

Sebuah insiden yang mencoreng moralitas publik terjadi di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial MS ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan aksi ekshibisionisme terhadap seorang bocah perempuan berusia 10 tahun. Peristiwa ini tidak hanya memicu kemarahan masyarakat tetapi juga menjadi sorotan karena pelaku ternyata seorang atlet sekaligus pelatih tinju. Kini, MS terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun atas tindakannya yang dinilai sangat bejat.

Kejadian Bermula dari Aksi Mengikuti Korban
Insiden ini terjadi pada Rabu, 26 Februari 2025, sekitar pukul 10.00 WIB di Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat itu, korban yang baru pulang dari sekolah sedang berjalan kaki menuju rumahnya. Dalam perjalanan tersebut, korban tak sadar diikuti oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menjelaskan kronologi kejadian kepada wartawan pada Senin (3/3/2025). "Pelaku melihat korban yang sedang berjalan sendirian. Ia kemudian mengikuti korban sambil memanggil-manggil," ujar AKP Seala.

Namun, saat korban menoleh ke arah pelaku, ia mendapati pemandangan yang membuatnya ketakutan. "Ternyata pelaku sudah mengeluarkan alat kelaminnya di depan korban," ungkap Seala. Korban yang panik langsung berlari meninggalkan lokasi, namun pelaku tetap mengejar dan terus mengikuti korban hingga beberapa meter.


Penangkapan Dramatis di Bogor
Setelah insiden ini viral di media sosial, Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku. Berbekal rekaman CCTV dari lokasi kejadian serta informasi dari masyarakat, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan MS. Pada Minggu dini hari (3/3), pelaku ditangkap di sebuah bengkel di kawasan Cigombong, Kabupaten Bogor, tepatnya pada pukul 01.00 WIB.

"MS adalah seorang atlet dan pelatih tinju. Kami berhasil menangkapnya setelah mendapatkan petunjuk kuat dari hasil analisis CCTV dan laporan warga," kata AKP Seala dalam keterangannya.

Penangkapan ini disambut lega oleh masyarakat, terutama orang tua korban yang merasa khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka. Keberhasilan polisi dalam menangkap pelaku juga menunjukkan komitmen aparat dalam memberantas tindakan asusila yang meresahkan.