unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 3 Kejanggalan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya jadi Letkol yang Tuai Kritikan dari Imparsial
News

3 Kejanggalan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya jadi Letkol yang Tuai Kritikan dari Imparsial

3 Kejanggalan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya jadi Letkol yang Tuai Kritikan dari Imparsial
Teddy • Instagram
A A Ukuran Teks16px

3 Kejanggalan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya jadi Letkol yang Tuai Kritikan dari Imparsial, Mayor Teddy Indra Wijaya Resmi Naik Pangkat Jadi Letkol: Ini Profil dan Jejak Karier Sang Prajurit Kopassus Sekaligus Sekretaris Kabinet Presiden Prabowo Subianto. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi menaikkan pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, dari mayor ke letnan kolonel (letkol). Kenaikan pangkat ini menuai sorotan lantaran Teddy dikenal sebagai prajurit berprestasi dari Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD yang kini menempati posisi strategis di pemerintahan.

Konfirmasi Resmi dari TNI AD
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana, membenarkan kabar tersebut melalui pesan singkat kepada media pada Kamis (6/3/2025). Wahyu menegaskan bahwa kenaikan pangkat Teddy telah memenuhi seluruh ketentuan perundangan, termasuk Perpres tentang kepangkatan prajurit TNI. “Semua prosedur administrasi telah dipenuhi. Promosi ini sah secara hukum,” tegasnya.

Dasar hukum kenaikan pangkat Teddy tercantum dalam Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/674/II/2025. Dokumen yang diterbitkan pada 25 Februari 2025 itu merujuk pada enam poin penting, antara lain:

Peraturan Panglima TNI Nomor 53/2017 tentang Penggunaan Prajurit TNI.
Peraturan Panglima TNI Nomor 87/2022 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Kepangkatan Prajurit TNI.
Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/238/II/2025 tentang Kenaikan Pangkat Reguler Percepatan (KPRP) Mayor Teddy.
Dalam surat perintah tersebut, Panglima TNI memerintahkan Teddy untuk segera menggunakan pangkat letkol terhitung sejak 25 Februari 2025. Meski demikian, baik Teddy maupun Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Hariyanto belum memberikan respons saat dikonfirmasi Tempo terkait detail promosi ini.

Profil Teddy Indra Wijaya: Dari Kopassus Hingga Jadi Tangan Kanan Prabowo
Teddy Indra Wijaya lahir di Manado pada 14 April 1989. Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer Magelang pada 2011. Sebagai prajurit Kopassus, Teddy dikenal sebagai sosok yang tegas dan berdedikasi tinggi. Prestasinya semakin moncer saat ia menjadi salah satu perwira TNI AD yang berhasil lulus dari US Army Ranger School di Fort Benning, AS, pada 2019. Ia bahkan meraih gelar International Honor Graduate di antara 185 peserta dari berbagai negara.

Jejak karier Teddy tak lepas dari kedekatannya dengan tokoh politik. Sejak 2014 hingga 2019, ia menjabat sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo. Setelah menyelesaikan pendidikan di AS, Teddy kembali ke Indonesia dan dipercaya menjadi ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada 2020. Peran ini semakin strategis ketika Prabowo maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Teddy kerap terlihat mendampingi Prabowo dalam berbagai kesempatan, termasuk saat debat perdana capres pada Desember 2023.

Usai Prabowo terpilih sebagai presiden, Teddy diangkat sebagai Sekretaris Kabinet Merah Putih pada 20 Oktober 2024. Jabatan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai penghubung antara pemerintah dan institusi TNI.

Makna Kenaikan Pangkat di Tengah Dinamika Politik
Promosi Teddy dari mayor ke letkol melalui skema KPRP dinilai sebagai apresiasi atas loyalitas dan kinerjanya selama ini. Skema KPRP sendiri merupakan kebijakan TNI untuk mempercepat kenaikan pangkat prajurit berprestasi. Pengamat militer menyebut, langkah ini juga mencerminkan harmonisasi hubungan TNI dengan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo.

Di usia 35 tahun, Teddy kini menjadi salah satu perwira muda TNI AD yang menempati posisi kunci di istana. Jejak rekamnya yang gemilang, mulai dari medan tempur hingga panggung politik, membuatnya layak menyandang pangkat letkol. Kedepan, publik akan menantikan kontribusinya dalam membantu Presiden Prabowo merealisasikan agenda nawacita pemerintahan Merah Putih.***

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru